banner-sidebar
KubarKaltim

Aksi Mulia Polisi di Kubar, Bikin Lapangan Demi Anak Sekolah

Avatar
1083
×

Aksi Mulia Polisi di Kubar, Bikin Lapangan Demi Anak Sekolah

Share this article
Aksi Mulia Polisi di Kubar, Bikin Lapangan Demi Anak Sekolah
Aiptu Moh Sahwan, Ps Kanit Binmas Polsek Bongan Polres Kutai Barat. Ia membangun secara mandiri sebuah lapangan upacara dan area bermain untuk SDN 009 Desa Bukit Harapan, Kecamatan Bongan, Kabupaten Kutai Barat, yang selama puluhan tahun tak memiliki halaman layak. Ft by Tribun

Kaltimdaily.com, Kubar – Siapa sangka, di balik seragamnya sebagai anggota polisi, Aiptu Moh Sahwan punya hati yang luar biasa besar. Bertugas sebagai Ps Kanit Binmas Polsek Bongan Polres Kutai Barat (Kubar), ia rela keluarin uang pribadi buat bangun lapangan upacara dan area bermain di SDN 009 Desa Bukit Harapan, Kecamatan Bongan.

Sekolah ini udah puluhan tahun gak punya halaman yang layak. Tiap hujan turun, halaman langsung banjir, bahkan ruang kelas pun ikut tergenang. Anak-anak jadi gak bisa upacara atau main bareng di sekolah. Sahwan bilang dia merasa miris banget—apalagi karena anaknya juga sekolah di situ.

“Upacara itu penting buat nanamin nasionalisme. Masa anak-anak gak bisa ngerasain itu cuma gara-gara gak punya halaman yang layak?” ucap Sahwan haru.

Akhirnya, sejak akhir 2023, Sahwan mulai bangun lapangan dari kayu ulin ukuran 25×40 meter. Uangnya dikumpulin sedikit demi sedikit dari hasil kebun sayur. Dia gak pernah hitung total biayanya. Yang penting niatnya tulus dan ikhlas buat bantu anak-anak sekolah.

“Saya gak mikir berapa habisnya. Setiap ada rezeki dari kebun, saya beliin bahan, panggil tukang, pelan-pelan saya bangun,” katanya dengan senyum.

Sekarang lapangan itu udah bisa dipakai upacara tiap Senin dan jadi tempat main favorit anak-anak. Guru-guru juga merasa sangat terbantu, karena sekolah akhirnya punya fasilitas yang layak. Buat Sahwan, ini bukan sekadar bangun lapangan—tapi bangun harapan dan semangat kebangsaan buat generasi muda di pelosok Kubar.

Aiptu Sahwan, yang asli Bangkalan, udah jadi polisi sejak tahun 2000 dan mengabdi di Kutai Barat sejak 2004. Selama 21 tahun, dia dikenal sebagai sosok rendah hati yang gak cuma jago bertugas, tapi juga peka sama kebutuhan masyarakat.

“Jadi polisi itu cita-cita saya sejak kecil. Profesi ini mulia banget, karena bisa bantu orang banyak dan kasih manfaat,” jelasnya.

Aksi Sahwan jadi pengingat bahwa pengabdian gak selalu soal pangkat atau perintah atasan. Kadang, bentuk cinta pada negeri itu muncul dari hal-hal kecil yang berdampak besar—kayak bikin anak-anak di pelosok bisa upacara bendera dan ketawa bareng di lapangan yang layak.

Semoga makin banyak sosok seperti Aiptu Sahwan di Indonesia. Karena perubahan besar itu sering dimulai dari langkah kecil penuh ketulusan. Dan di Kubar, langkah itu udah dimulai dari tangan seorang polisi yang berhati emas. (*)




Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih