Kaltimdaily.com, Samarinda– Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah II Provinsi Kalimantan Timur di bawah Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur terus meningkatkan kualitas infrastruktur jalan nasional. Salah satu yang telah rampung dikerjakan adalah pengaspalan ruas jalan di Kecamatan Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur.
Pekerjaan yang berlokasi sekitar 5 kilometer dari Simpang 3 PDC Muara Wahau tersebut diawali dengan pengembalian kondisi badan jalan sebelum dilakukan penghamparan lapis aspal.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Paket Preservasi Jalan dan Jembatan Muara Wahau–Batas Berau serta Kelay–Labanan dengan nilai kontrak sekitar Rp11,5 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026.
Koordinator Lapangan PPK 2.5, Adriyansyah, menjelaskan bahwa pada pekan ini pihaknya telah menyelesaikan pekerjaan overlay aspal AC-WC setebal 4 sentimeter sepanjang 1.000 meter yang masuk dalam lingkup rehabilitasi minor.

Menurutnya, peningkatan kondisi jalan tersebut diharapkan mampu mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi barang di kawasan Muara Wahau yang merupakan salah satu wilayah strategis di Kutai Timur.
Setelah pekerjaan pengaspalan rampung, tahapan berikutnya yang akan dilaksanakan adalah pemasangan marka jalan dan rambu-rambu lalu lintas guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
“Selanjutnya kami akan melaksanakan pekerjaan marka jalan dan pemasangan rambu. Kami melihat masyarakat di sekitar lokasi sudah mulai menikmati kondisi jalan yang lebih mulus dan nyaman. Mereka juga berharap peningkatan jalan di dalam kawasan kota dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang,” katanya.
Adriyansyah juga mengimbau para pengguna jalan agar tetap mengutamakan keselamatan saat melintas di ruas yang baru selesai ditangani.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dalam berkendara dan selalu memperhatikan rambu-rambu peringatan yang terpasang di sepanjang ruas jalan. Keselamatan pengguna jalan tetap menjadi prioritas utama,” pungkasnya.(*)









