Program RTLH Samarinda, Separuh Target 2025 Udah Kelar!
Kaltimdaily.com, Samarinda – Pemerintah Kota Samarinda lewat Disperkim lagi ngebut ngerjain Program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) 2025. Sampai awal September, progresnya udah nyentuh 50 persen khusus kategori peningkatan kualitas rumah swadaya (PK).
Plt Kabid Kawasan Permukiman Disperkim Samarinda, Narulita Haidinawati, bilang program RTLH tahun ini dibagi dua. Pertama, peningkatan kualitas (PK) buat rehab ringan sampai sedang, dan kedua, pembangunan baru (PB) buat rumah yang rusaknya udah parah.
“Di 2023 ada 234 unit kelar, tahun 2024 ada 166 unit, dan target 2025 ini naik jadi 377 unit di 10 kecamatan dan 26 kelurahan,” jelas Narulita, Senin (1/9/2025).
Dari total target 326 unit PK, separuhnya udah selesai. Sisanya masih terhambat gara-gara keterbatasan tukang sama keterlambatan pemilik rumah yang ngerjain swadaya. Tapi Disperkim tetap pede semua bakal rampung November 2025.
Buat kategori pembangunan baru, tahun ini dialokasikan 51 unit rumah. Fokusnya buat rumah yang rusaknya lebih dari 50 persen, baik struktur maupun non-struktur. “Konsepnya dibongkar total, terus dibangun ulang dengan desain seragam sesuai arahan wali kota,” tambahnya.
Disperkim juga rutin turun lapangan tiap bulan buat ngecek progres. Ada tantangan teknis juga, misalnya kondisi tanah yang beda-beda di tiap lokasi, jadi butuh rekayasa tambahan.
Narulita bilang program RTLH ini bukan sekadar perbaiki rumah, tapi juga bentuk nyata peningkatan kesejahteraan sosial. Tujuannya jelas: bikin lingkungan warga lebih sehat, aman, dan nyaman dihuni. Selain itu, program ini diharap bisa ngurangin angka kemiskinan sekaligus dorong semangat gotong royong masyarakat.
Dengan target yang melonjak hampir dua kali lipat dari tahun lalu, Disperkim bertekad semua unit selesai tepat waktu. “Harapan kami, bukan cuma rampung sesuai jadwal, tapi juga bener-bener bermanfaat buat warga yang butuh,” tegas Narulita.
Program ini jadi bukti kalau Pemkot Samarinda serius hadir buat masyarakat kecil. Lewat RTLH, banyak keluarga akhirnya bisa tinggal di rumah yang lebih layak tanpa harus khawatir soal biaya.
Ke depan, pemerintah kota juga bakal terus evaluasi biar program kayak gini makin maksimal. Harapannya, kualitas hunian di Samarinda makin meningkat dan warga bisa hidup dengan lebih nyaman dan sejahtera. (*)

















