banner-sidebar
Samarinda

Demo Samarinda, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

Avatar
1193
×

Demo Samarinda, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

Share this article
Pembubaran massa demo di Samarinda, DPRD Kaltim. Ft by ist

Kaltimdaily.com, Samarinda – Aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Mahakam di depan Kantor DPRD Kaltim, Karang Paci, Senin (1/9/2025) sore, berubah ricuh setelah polisi turun tangan membubarkan massa.

Sekitar pukul 17.30 WITA, suasana mulai panas saat aparat menyemprotkan water canon dan menembakkan gas air mata ke arah kerumunan. Asap putih langsung bikin mahasiswa panik, lari tunggang-langgang sampai ke sekitar Kantor PU Provinsi Kaltim.

Puluhan mahasiswa masih coba bertahan, tapi akhirnya berhadapan langsung sama Pasukan Samapta Polres Samarinda. Saling dorong nggak bisa dihindari, bikin situasi makin panas dan bikin jalanan sekitar Karang Paci semrawut.

Dari info di lapangan, ada tiga mahasiswa yang kena dampak serius karena gas air mata, satu di antaranya mahasiswi. Mereka langsung dapat penanganan medis darurat. Selain itu, dua mahasiswa ditangkap polisi, sementara di pihak aparat, ada satu anggota kepolisian yang dilaporkan luka di kepala.

Ketegangan berlangsung cukup lama sebelum massa benar-benar bubar. Polisi tetap berjaga ketat di lokasi buat antisipasi kalau-kalau aksi demo bakal lanjut lagi.

Kericuhan ini jadi catatan baru dalam sejarah demo Samarinda, apalagi di sekitar DPRD Kaltim yang memang sering jadi titik panas aksi mahasiswa. Walaupun polisi udah ngingetin massa supaya bubar tertib, bentrokan sore itu tetap pecah dan bikin suasana kota mendadak mencekam.

Demo ini juga ngasih gambaran jelas kalau komunikasi antara mahasiswa dan aparat masih sering buntu. Aspirasi yang seharusnya bisa disalurkan dengan damai malah berujung ricuh gara-gara tensi yang tinggi di lapangan.

Ke depan, banyak pihak berharap demo di Samarinda bisa lebih kondusif. Bukan cuma soal menyampaikan kritik, tapi juga menjaga keamanan bareng-bareng biar aspirasi tetap sampai tanpa harus ada korban luka di kedua belah pihak. (*)

Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih