Kaltimdaily.com, Bontang – Kepanikan melanda kawasan Jalan Bhayangkara, Kota Bontang, pada Senin (10/11/2025) sore. Sebuah ruko yang berada tepat di depan Polres Bontang hampir terbakar setelah terjadi korsleting listrik di panel utama bagian depan bangunan sekitar pukul 17.00 WITA.
Beberapa warga dan pekerja di sekitar lokasi mendengar suara letupan kecil sebelum muncul asap putih pekat dari panel listrik. Penghuni ruko segera berhamburan keluar, khawatir api akan cepat menjalar ke bagian dalam bangunan.
“Saya melihat asap tebal keluar dari panel listrik, disertai bunyi letupan kecil. Orang-orang langsung panik dan menjauh dari lokasi,” ungkap Alfhad, salah satu saksi mata di tempat kejadian.
Tak lama kemudian, petugas PLN dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Bontang tiba di lokasi untuk menangani situasi. Aliran listrik di area sekitar langsung diputus guna mencegah percikan api melebar. Tim Damkar juga menyiagakan alat pemadam untuk mengantisipasi potensi kebakaran.
Setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui bahwa sumber asap berasal dari kerusakan pada panel listrik utama di depan ruko. Petugas PLN melakukan pengecekan menyeluruh untuk memastikan tidak ada risiko lanjutan. Berkat penanganan cepat, situasi berhasil dikendalikan tanpa korban jiwa maupun kerusakan berat.
Hingga Senin malam, tim PLN masih melakukan inspeksi tambahan untuk menelusuri penyebab pasti korsleting listrik tersebut serta memeriksa keamanan sistem kelistrikan di kawasan sekitar. Pihak berwenang juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi bahaya listrik dengan rutin melakukan pemeriksaan instalasi.
Insiden yang terjadi di depan Polres Bontang ini sempat menarik perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas. Petugas kepolisian turut membantu mengamankan area agar tidak terjadi kemacetan di sepanjang jalan Bhayangkara.
Pemerintah Kota Bontang mengapresiasi respons cepat seluruh petugas yang terlibat dalam mencegah kebakaran besar. Ke depan, Dinas Damkar berencana meningkatkan edukasi keselamatan kepada masyarakat, terutama pelaku usaha di kawasan padat, agar lebih memahami pentingnya pemeliharaan sistem kelistrikan demi mencegah risiko kebakaran serupa. (*)

















