Kaltimdaily.com, Bontang – Warga Kota Bontang digegerkan dengan penemuan seorang pria berusia 47 tahun yang ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kos di kawasan Perumahan BSD, pada Senin, 13 April 2025.
Peristiwa di Bontang tersebut pertama kali terungkap setelah salah satu penghuni kos melaporkan adanya kondisi mencurigakan kepada pemilik bangunan. Laporan itu kemudian diteruskan kepada Ketua RT setempat untuk ditindaklanjuti.
Bersama warga, pihak terkait segera mendatangi lokasi di Bontang guna memastikan kondisi korban. Saat dilakukan pengecekan di dalam kamar, pria tersebut ditemukan sudah tidak bernyawa.
Salah seorang saksi, Ariani, mengungkapkan bahwa kecurigaan mulai muncul sejak Sabtu malam, 11 April 2025. Ia melihat korban berada dalam posisi yang sama selama dua hari tanpa menunjukkan tanda-tanda aktivitas.
Dari jendela kamar lantai atas, saksi dapat melihat kondisi korban yang tampak tergeletak di atas meja. Posisi tangga yang berada tepat di depan jendela membuat pandangan ke dalam kamar tidak terhalang.
Karena tidak adanya perubahan posisi dalam waktu cukup lama, saksi kemudian melaporkan hal tersebut kepada pemilik kos. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap kemungkinan kondisi darurat yang dialami korban.
Setelah pintu kamar berhasil dibuka, korban ditemukan dalam kondisi tubuh sudah kaku dengan posisi bersandar di atas meja. Tidak ditemukan adanya tanda-tanda pergerakan, yang mengindikasikan korban telah meninggal dunia sejak beberapa waktu sebelumnya.
Pemilik rumah kos, Rina, menyampaikan bahwa korban merupakan penghuni baru. Ia diketahui baru sekitar satu pekan tinggal di Bontang setelah datang dari Jakarta untuk keperluan pekerjaan.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti kematian korban di Bontang. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan sebagai bagian dari proses pendalaman kasus.
Selain itu, aparat juga melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan tidak adanya unsur lain yang melatarbelakangi peristiwa tersebut. Proses ini dilakukan secara menyeluruh guna mendapatkan kepastian penyebab kematian.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat Bontang untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, terutama dalam memantau kondisi penghuni yang tinggal sendiri.
Pihak berwenang juga mengimbau warga agar segera melapor apabila menemukan hal mencurigakan di lingkungan tempat tinggal. Respons cepat dinilai dapat membantu mencegah dampak yang lebih besar dalam situasi darurat.
Dengan penanganan yang dilakukan, diharapkan kasus ini dapat segera terungkap secara jelas, sekaligus memberikan kepastian bagi keluarga korban serta masyarakat Bontang. (*)

















