Polres Bontang Luncurkan Gerakan Pangan Murah untuk Membantu Masyarakat
Kaltimdaily.com, Bontang – Kenaikan harga beras yang semakin tinggi akhir-akhir ini membuat beban hidup masyarakat Bontang semakin berat. Menyikapi hal tersebut, Polres Bontang mengambil langkah nyata dengan meluncurkan program Gerakan Pangan Murah (GPM), yang bertujuan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya dalam menghadapi inflasi pangan.
Kapolres Bontang, AKBP Widho Anriani, menegaskan bahwa GPM bukanlah program yang hanya dilakukan sekali saja. Program ini akan berlangsung hingga akhir tahun dan diharapkan dapat membantu masyarakat yang terdampak oleh kenaikan harga beras.
“Kami hadir untuk membantu warga yang terimbas inflasi harga beras, baik melalui Polres, Polsek, maupun titik-titik lainnya,” ujar Widho.
Sejak dimulainya program dua bulan lalu, lebih dari 25 ton beras telah berhasil disalurkan kepada masyarakat. Setiap kegiatan distribusi GPM rata-rata mengirimkan dua ton beras dengan harga yang sangat terjangkau, yaitu Rp60 ribu per karung berisi 5 kilogram.
Kerjasama antara Polres dan Bulog menjadi kunci dari harga terjangkau ini. Penyaluran beras dilakukan secara merata di berbagai lokasi, seperti halaman Mapolres, kantor Polsek, serta tempat-tempat keramaian lainnya untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses bantuan.
Lebih dari sekadar memberikan bantuan beras, Gerakan Pangan Murah juga bertujuan untuk menjaga kestabilan harga pangan di tingkat lokal serta memastikan ketersediaan bahan pokok yang dibutuhkan masyarakat.
Widho berharap program ini dapat membantu mengurangi beban ekonomi masyarakat dan memberikan rasa tenang di tengah lonjakan harga beras yang terjadi.
Program ini, yang berjalan hingga akhir tahun, diprediksi akan memberikan dampak signifikan bagi ribuan keluarga di Bontang. Selain itu, langkah ini juga menunjukkan komitmen Polres Bontang tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam membantu mengatasi persoalan ekonomi yang dihadapi oleh warga.
Di tengah situasi ekonomi yang terus menantang, keberadaan program Gerakan Pangan Murah ini diharapkan dapat menjadi model bagi daerah lainnya dalam merespons dampak inflasi pangan.
Program ini juga membuktikan bahwa kolaborasi antara pihak kepolisian dan lembaga terkait dapat menghasilkan solusi yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.
Ke depan, jika program ini dapat dilaksanakan dengan sukses, masyarakat Bontang akan semakin merasakan manfaatnya. Polres Bontang akan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas hidup warga dengan berbagai program sosial yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. (*)

















