Kaltimdaily.com, Samarinda – Suasana dini hari di Jalan Wolter Monginsidi, Samarinda Ulu, yang tadinya adem ayem, mendadak berubah jadi mencekam.
Sekitar pukul 03.40 WITA, Sabtu (21/6/2025), rumah milik sepasang lansia, Kaswadi alias Mbah Tolu dan istrinya, hangus terbakar gara-gara api dari dapur tradisional yang masih pakai kayu bakar.
Sejumlah anak muda yang nongkrong di kafe dekat lokasi jadi saksi mata pertama.
Begitu lihat asap tebal mengepul dari belakang rumah, mereka langsung lari membangunkan warga sekitar dan berusaha bantu semampunya. Sayangnya, api udah keburu besar dan sulit dikendalikan.
“Aku udah coba semprot dua tabung APAR, tapi malah makin besar apinya. Rumahnya itu banyak banget tumpukan kayu bekas. Jadi ya langsung nyamber semua,” cerita salah satu warga yang ikut bantu.
Ketua RT 17, Pak Susanto, bilang kalau ini bukan pertama kalinya rumah Mbah Tolu kena musibah serupa. Dalam dua tahun terakhir, sudah tiga kali rumah itu hampir dilalap api karena hal yang sama.
Nggak heran, usia pasangan lansia ini udah sepuh, dan istrinya juga mulai pikun. Anaknya pun tinggal jauh di Jakarta.
Untungnya, warga bergerak cepat dan berhasil evakuasi pasangan lansia itu sebelum api menyebar lebih luas.
Sekarang, mereka untuk sementara ditampung di rumah salah satu warga.
Susanto juga bilang kalau pihak RT udah koordinasi sama Dinas Sosial Samarinda untuk cari solusi.
Rencananya, pasangan lansia ini bakal dipindahkan ke panti jompo atau tempat penampungan yang lebih aman, demi mencegah kejadian serupa terulang lagi.
Musibah ini jadi pengingat pentingnya keamanan rumah, apalagi untuk para lansia yang tinggal sendirian.
Warga berharap, Pemkot Samarinda bisa segera turun tangan dengan solusi jangka panjang yang manusiawi dan menyelamatkan. (*)















