Kaltimdaily.com, Samarinda – Anggota Komisi I DPRD Samarinda, Markaca, ngasih sinyal kuat buat ngebentuk panitia khusus (pansus) baru yang bakal fokus ngurusin regulasi dan pendataan buat para pekerja seni di kota ini.
Wacana ini digulirkan karena masa kerja Pansus I DPRD yang lama bakal segera kelar.
Pas ditemui di ruang kerjanya Senin (23/6/2025), Markaca bilang pekerja seni di Samarinda masih banyak yang jalan sendiri tanpa sistem jelas.
Dia pengin ke depannya ada aturan yang bikin mereka wajib punya ID resmi dan terdaftar legal.
“Kalau Pansus I selesai, kita dorong pansus baru khusus buat para seniman. Harus ada pendataan, standarisasi, sampai ID card. Biar jelas siapa aja yang aktif,” kata Markaca.
Dia juga nyorot soal honor seniman lokal yang udah lama banget gak naik-naik.
“Dari 2006 sampai sekarang, banyak musisi dan penyanyi yang masih dibayar Rp 400 ribu – Rp 500 ribu. Itu udah gak masuk akal, bro,” tegasnya.
Markaca menilai, kalau seniman punya asosiasi resmi dan identitas hukum, otomatis semua kerjaan bisa lebih profesional. Gak cuma soal upah, tapi juga jadi acuan kualitas pertunjukan dan perlindungan hukum.
Pendataan ini, lanjut dia, bisa disinergikan sama Dinas Pariwisata, biar pembinaannya gampang dan tertarget. Termasuk nanti siapa yang pimpin, siapa anggotanya, semua bisa terkontrol.
Gak cuma penyanyi dan musisi panggung aja yang dibidik. Markaca bilang pengusaha electone hingga konten kreator lokal juga masuk dalam daftar pekerja seni yang harus punya sistem dan legalitas.
Langkah awalnya? Dia bakal masukin usulan ini ke forum Komisi I DPRD Samarinda biar dibahas lebih lanjut. “Ini bakal jadi gebrakan yang kita dorong bareng. Sudah waktunya pekerja seni di Samarinda dapet tempat dan dihargai layak,” pungkasnya.
Kalau semua pekerja seni udah terdata dan teratur, bukan cuma urusan honor aja yang kelar. Peluang kerja sama, pendampingan, dan even seni pun bisa makin terbuka lebar.
Ini saatnya dunia seni di Samarinda naik level. Dari yang tadinya cuma hobi atau kerja serabutan, jadi profesi yang punya nilai, dilindungi hukum, dan bisa bikin bangga daerah! (ADV/DPRDSMR/YN)















