Kaltimdaily.com, Berau – Pemerataan layanan dasar di Kabupaten Berau terus menunjukkan kemajuan, terutama dalam penyediaan air bersih. Sejumlah kampung yang sebelumnya mengalami keterbatasan akses kini telah memiliki sistem air minum mandiri yang berfungsi optimal.
Perkembangan ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Berau. Kampung Tembudan, Kayu Indah, dan Bumi Jaya yang sebelumnya bergantung pada suplai air dari wilayah lain, kini telah mampu memenuhi kebutuhan air bersih secara mandiri.
Sebelumnya, distribusi air di Berau masih mengandalkan pasokan dari Dumaring yang berjarak cukup jauh. Kondisi tersebut dinilai kurang efisien, baik dari sisi biaya operasional maupun waktu distribusi, sehingga kerap menjadi kendala bagi masyarakat.
Kepala Bidang Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL) di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Berau, Decty Toge Manduli, menjelaskan bahwa pembangunan sistem air bersih dirancang berdasarkan kebutuhan riil masyarakat di Berau.
Menurutnya, infrastruktur yang dibangun tidak hanya menyesuaikan kapasitas penggunaan air, tetapi juga mempertimbangkan efisiensi operasional agar dapat berkelanjutan dalam jangka panjang. Hal ini penting untuk memastikan layanan tetap berjalan optimal.
Dengan hadirnya sistem mandiri tersebut, masyarakat Berau kini dapat menikmati akses air bersih yang lebih stabil dan mudah dijangkau. Selain itu, beban distribusi dari wilayah lain juga berkurang sehingga pengelolaan sumber daya air menjadi lebih efektif.
Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah Berau dalam memperluas cakupan layanan dasar hingga ke wilayah kampung. Program serupa diharapkan dapat terus dikembangkan di daerah lain yang masih menghadapi keterbatasan akses air bersih.
Keberhasilan ini menjadi indikator positif bahwa pembangunan infrastruktur dasar di Berau semakin inklusif dan berkelanjutan. Kemandirian masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih juga semakin kuat seiring dengan peningkatan fasilitas yang tersedia.
Ke depan, pemerintah Berau berencana memperluas pembangunan sistem air bersih ke wilayah lain yang masih membutuhkan. Pendataan dan pemetaan kebutuhan akan terus dilakukan agar program yang dijalankan tepat sasaran.
Selain pembangunan fisik, edukasi kepada masyarakat terkait pengelolaan dan pemanfaatan air bersih juga akan diperkuat. Langkah ini penting untuk menjaga keberlanjutan fasilitas yang telah dibangun.
Dengan kombinasi antara infrastruktur yang memadai dan kesadaran masyarakat, diharapkan layanan air bersih di Berau dapat terus meningkat. Upaya ini sekaligus menjadi fondasi penting dalam mendukung kesejahteraan dan kesehatan masyarakat secara menyeluruh. (*)

















