banner-sidebar
Berau

Program Cetak Sawah Berau Capai 525 Hektare, Dorong Produksi Pertanian

Avatar
683
×

Program Cetak Sawah Berau Capai 525 Hektare, Dorong Produksi Pertanian

Share this article
Sawah. Ft by ist

Kaltimdaily.com, BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, terus mendorong penguatan sektor pertanian melalui program perluasan lahan sawah sebagai bagian dari strategi ketahanan pangan daerah.

Pada tahun 2026, Berau menargetkan penambahan cetak sawah baru seluas 100 hektare. Dengan realisasi tersebut, total luas sawah dari program ini diproyeksikan mencapai 525 hektare, meningkat dari capaian 425 hektare hingga tahun 2025.

Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyampaikan bahwa pengembangan lahan pertanian tersebut tersebar di sejumlah wilayah, di antaranya Kampung Buyung-Buyung, Labanan Jaya, Melati Jaya, dan Merancang Ulu.

Salah satu lokasi yang telah mulai dimanfaatkan pada tahun ini berada di Kampung Labanan Jaya. Kegiatan tersebut ditandai dengan pelaksanaan tanam perdana yang melibatkan pemerintah daerah bersama sejumlah pihak terkait pada awal April 2026.

Program cetak sawah rakyat di Berau menjadi langkah konkret dalam membuka lahan produktif baru. Selain meningkatkan luas tanam, program ini juga diarahkan untuk mendongkrak produksi hasil pertanian sekaligus memperkuat cadangan pangan.

Pemerintah Kabupaten Berau menempatkan sektor pertanian sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah. Kebijakan ini sejalan dengan upaya mendukung swasembada pangan serta mendorong sistem pertanian yang berkelanjutan.

Penetapan Berau sebagai salah satu lokasi program cetak sawah rakyat oleh pemerintah pusat dinilai sebagai bentuk pengakuan terhadap potensi besar yang dimiliki daerah tersebut.

Dari sisi sumber daya, Berau memiliki keunggulan berupa ketersediaan lahan yang luas serta kondisi tanah yang mendukung pengembangan komoditas pangan seperti padi dan jagung. Hal ini menjadi modal penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian ke depan.

Namun demikian, pemerintah daerah juga menghadapi tantangan dalam hal regenerasi petani. Saat ini, sebagian besar pelaku pertanian masih didominasi oleh kelompok usia lanjut, sementara keterlibatan generasi muda dinilai masih terbatas.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, berbagai langkah mulai dilakukan, termasuk peningkatan kegiatan penyuluhan serta penerapan teknologi pertanian modern. Upaya ini diharapkan mampu menarik minat generasi muda untuk terlibat dalam sektor pertanian di Berau.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Berau berkomitmen memperluas akses terhadap sarana dan prasarana pertanian guna mendukung peningkatan produktivitas. Infrastruktur pendukung seperti irigasi dan distribusi hasil panen juga menjadi perhatian utama.

Selain itu, kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat dan sektor swasta, akan terus diperkuat untuk mempercepat pengembangan sektor pertanian di Berau.

Dengan strategi yang terarah, Berau optimistis mampu meningkatkan ketahanan pangan sekaligus menjadikan sektor pertanian sebagai salah satu penggerak utama perekonomian daerah. (*)

Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih