banner-sidebar
Bontang

Pesan Wali Kota Bontang: Kendalikan Ucapan dan Hindari Flexing

Avatar
944
×

Pesan Wali Kota Bontang: Kendalikan Ucapan dan Hindari Flexing

Share this article
Pesan Wali Kota Bontang: Kendalikan Ucapan dan Hindari Flexing
Wali Kota Bontang, Neni. Ft by Ist

Wali Kota Bontang Imbau Warga Jaga Kondusifitas dan Hindari Aksi Demo

Kaltimdaily.com, Bontang – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengingatkan masyarakat agar senantiasa menjaga ketertiban dan menghindari aksi demonstrasi seperti yang terjadi di sejumlah daerah lain di Indonesia.

Menurutnya, kebebasan berpendapat memang dilindungi sebagai hak asasi manusia, tetapi pelaksanaannya tetap harus sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.

Dalam imbauannya, Neni juga meminta masyarakat Bontang, termasuk para pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) dan anggota DPRD, untuk lebih berhati-hati dalam menyampaikan pendapat di ruang publik.

Ia menegaskan bahwa pengendalian ucapan merupakan bentuk tanggung jawab moral sekaligus contoh positif yang seharusnya diberikan pejabat publik kepada masyarakat.

Lebih jauh, Neni menyoroti fenomena flexing atau perilaku pamer yang belakangan marak dilakukan oleh sebagian tokoh publik. Ia menilai tindakan tersebut tidak patut dilakukan, terutama oleh pejabat, karena dapat menimbulkan citra negatif di tengah masyarakat. Menurutnya, pejabat publik harus mampu memisahkan urusan pribadi dengan tugas dan tanggung jawab sebagai wakil rakyat maupun penyelenggara pemerintahan.

“Kalau ada yang ingin menyampaikan aspirasi, silakan langsung kepada Wali Kota. Pintu saya selalu terbuka untuk berdiskusi dan mendengarkan masukan masyarakat,” ujar Neni dalam pernyataannya, Senin (1/9/2025).

Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah potensi gesekan sosial di Bontang. Neni berharap warga lebih mengutamakan dialog terbuka, komunikasi langsung, serta solusi bersama daripada turun ke jalan.

Ia optimistis bahwa dengan menjaga suasana kondusif, pembangunan kota dapat berjalan lebih optimal dan kebutuhan masyarakat bisa segera ditangani.

Di akhir pernyataannya, Wali Kota mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Bontang secara kolektif, penuh tanggung jawab, serta jauh dari keresahan. Menurutnya, kerja sama yang baik antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat akan menciptakan iklim demokrasi yang sehat dan berujung pada kesejahteraan bersama.

Selain itu, Neni menekankan pentingnya menjadikan Bontang sebagai contoh kota yang mampu mengelola dinamika sosial dan politik dengan cara yang elegan.

Dengan menempatkan musyawarah sebagai solusi utama, ia berharap setiap perbedaan pendapat dapat diselesaikan secara damai tanpa perlu menimbulkan kericuhan.

Harapan besar juga ia sampaikan agar masyarakat Bontang semakin dewasa dalam berdemokrasi. Dengan komunikasi yang terbuka dan saling menghargai, Neni yakin Bontang dapat menjadi kota yang harmonis, aman, dan mampu berkembang pesat demi kesejahteraan seluruh warganya. (*)




Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih