Kaltimdaily.com, Kubar – Upaya pemberantasan narkoba di Kabupaten Kutai Barat kembali menunjukkan hasil. Satuan Reserse Narkoba Polres Kubar berhasil menggagalkan peredaran sabu di Kecamatan Sekolaq Darat dengan menangkap seorang pria yang diduga sebagai pengedar. Penangkapan dilakukan pada Rabu (24/9/2025) dini hari.
Kasat Resnarkoba Polres Kutai Barat, Iptu Muhammad Ridwan, menerangkan bahwa saat ditangkap, pelaku berusaha membuang plastik kecil berisi sabu untuk menghilangkan barang bukti. Namun, usaha tersebut gagal karena polisi berhasil menemukannya. Tidak hanya itu, saat penggeledahan di rumah tersangka, aparat juga menyita barang bukti tambahan berupa sabu, uang tunai Rp300 ribu, alat hisap, timbangan digital, serta plastik klip kosong.
“Dari hasil pemeriksaan, sabu tersebut diperoleh dari pemasok lokal,” ujar Iptu Ridwan pada Minggu (28/9/2025). Ia menambahkan bahwa pihaknya masih memburu seorang pria yang berhasil melarikan diri saat penggerebekan berlangsung, termasuk sosok pemasok barang terlarang tersebut.
Pelaku kini diamankan di Mapolres Kutai Barat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Ia dijerat pasal berat sesuai Undang-Undang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara jangka panjang.
Polres Kutai Barat menegaskan komitmennya untuk memberantas jaringan narkoba yang beroperasi di wilayahnya. Langkah tegas ini dilakukan demi melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika. “Kami tidak akan memberi ruang bagi pengedar narkoba di Kutai Barat,” tegas Iptu Ridwan.
Kasus ini menambah daftar penindakan narkoba di Bumi Tanaa Purai Ngeriman. Aparat berharap kerja sama masyarakat dalam memberikan informasi bisa mempersempit ruang gerak para bandar maupun kurir narkoba.
Kepolisian juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam mengawasi anak-anak agar tidak terjerumus dalam pergaulan yang salah. Edukasi sejak dini dinilai dapat menjadi benteng pertama dalam mencegah generasi muda terpapar narkoba.
Dengan penindakan berkelanjutan dan sinergi antara aparat serta masyarakat, diharapkan Kabupaten Kutai Barat dapat semakin bersih dari peredaran narkotika. Upaya ini sekaligus menunjukkan bahwa perang terhadap narkoba di Kubar bukan hanya slogan, melainkan langkah nyata untuk melindungi masa depan daerah. (*)

















