banner-sidebar
KriminalSamarinda

Pembobolan Rumah Kosong di Samarinda Terekam CCTV, Polisi Perketat Patroli

Avatar
1070
×

Pembobolan Rumah Kosong di Samarinda Terekam CCTV, Polisi Perketat Patroli

Share this article
Terekam CCTV Aksi Maling. Ft by Ist

Kaltimdaily.com, Samarinda – Warga Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda, dibuat geger setelah beredar rekaman kamera CCTV yang memperlihatkan aksi kawanan pencuri membobol sebuah rumah kosong pada siang hari. Rekaman tersebut viral di media sosial karena para pelaku terlihat beraksi dengan tenang seolah tanpa rasa takut.

Dalam tayangan berdurasi singkat itu, tampak empat hingga lima orang mengenakan masker dan menggunakan sepeda motor tanpa plat nomor. Mereka berhenti di depan rumah warga, sebagian berpura-pura berkomunikasi dengan penghuni, sementara yang lain berjaga mengawasi keadaan sekitar. Setelah memastikan rumah benar-benar kosong, para pelaku masuk secara paksa lalu membawa kabur sejumlah barang berharga.

Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, langsung menanggapi keresahan warga. Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran telah diperintahkan untuk meningkatkan patroli rutin di kawasan pemukiman. “Kejahatan bukan hanya tugas Reskrim. Binmas harus aktif memberi imbauan, Sabhara wajib meningkatkan patroli. Itu sudah saya instruksikan sejak pagi,” ujar Hendri, Selasa (16/9/2025).

Lebih lanjut, Hendri menilai bahwa modus para pelaku yang menggunakan masker serta motor tanpa plat nomor menandakan aksi tersebut sudah direncanakan. Ia pun mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati ketika menerima tamu yang tidak dikenal. Menurutnya, kewaspadaan warga sangat penting, terutama jika rumah ditinggalkan dalam keadaan kosong.

Kasus pembobolan rumah ini menambah daftar panjang tindak kriminal di Samarinda dalam beberapa waktu terakhir, mulai dari pencurian kendaraan bermotor hingga perusakan fasilitas umum. Hendri menegaskan, pihak kepolisian berkomitmen untuk memperketat pengawasan, namun peran serta masyarakat tetap diperlukan agar tindak kejahatan serupa bisa dicegah lebih awal.

Peristiwa di Sungai Kunjang ini menjadi pengingat bahwa kejahatan dapat terjadi kapan saja, bahkan pada siang hari. Masyarakat Samarinda diminta segera melapor kepada aparat jika melihat aktivitas yang mencurigakan di lingkungan sekitar agar kepolisian dapat bergerak cepat melakukan penindakan.

Sebagai langkah pencegahan, warga juga diimbau untuk memasang sistem keamanan tambahan seperti kunci ganda, alarm, atau kamera pengawas pribadi. Dengan adanya perlindungan berlapis, potensi terjadinya pencurian bisa diminimalisir sejak dini.

Selain itu, sinergi antara masyarakat dan aparat penegak hukum di Samarinda dinilai sangat penting. Melalui komunikasi yang aktif dan kepedulian antarwarga, tercipta lingkungan yang lebih aman sehingga kasus kriminalitas serupa tidak lagi meresahkan. (*)




Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih