banner-sidebar
Bontang

Industri Pupuk di Bontang Makin Modern, PKT Tingkatkan Efisiensi Energi

Avatar
587
×

Industri Pupuk di Bontang Makin Modern, PKT Tingkatkan Efisiensi Energi

Share this article
Pupuk Kaltim. Ft by ist

Kaltimdaily.com, Bontang – Perusahaan Pupuk Kalimantan Timur (PKT) melakukan langkah strategis dengan meremajakan fasilitas produksi melalui proyek revamping Pabrik Amonia 2 yang berlokasi di Bontang, Kalimantan Timur. Proyek tersebut mulai kembali dioperasikan pada awal 2026 dengan tujuan meningkatkan efisiensi energi serta menjaga keberlanjutan produksi pupuk nasional.

Dalam pelaksanaannya, perusahaan mengalokasikan investasi sebesar Rp900 miliar. Dana tersebut difokuskan untuk memperbarui infrastruktur pabrik yang telah lama beroperasi agar lebih modern, efisien, dan mampu mendukung peningkatan kinerja produksi.

Manajemen PKT menegaskan bahwa pembiayaan proyek tidak bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Seluruh kebutuhan dana dipenuhi melalui skema non-APBN, yakni kombinasi kas internal perusahaan dan fasilitas kredit investasi.

VP Pengembangan Bisnis PKT, Astri Agustina, menjelaskan bahwa strategi pendanaan tersebut dirancang untuk menjaga stabilitas keuangan perusahaan sekaligus memastikan proyek berjalan optimal. Pendekatan ini juga mencerminkan kemandirian industri pupuk nasional dalam melakukan modernisasi fasilitas produksi.

Salah satu fokus utama dalam proyek ini adalah peningkatan efisiensi penggunaan gas sebagai bahan baku utama produksi amonia. Melalui penerapan teknologi yang lebih mutakhir, konsumsi energi dapat ditekan secara signifikan sehingga berdampak pada penurunan biaya operasional.

Pasca peresmian, PKT terus melakukan pemantauan terhadap performa Pabrik Amonia 2. Evaluasi berkala dilakukan guna memastikan hasil revamping sesuai dengan target efisiensi dan produktivitas yang telah ditetapkan.

Secara keseluruhan, modernisasi fasilitas ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Dengan produksi yang lebih efisien, pasokan pupuk diharapkan tetap terjaga, baik dari sisi kuantitas maupun harga yang kompetitif.

Keberadaan proyek ini juga memberikan dampak positif bagi penguatan sektor industri di Bontang, yang selama ini dikenal sebagai salah satu pusat industri strategis di Kalimantan Timur. Peningkatan kapasitas dan efisiensi diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Selain itu, langkah modernisasi ini memperlihatkan komitmen perusahaan dalam menghadapi tantangan industri global, khususnya terkait efisiensi energi dan keberlanjutan lingkungan. Inovasi teknologi menjadi kunci untuk menjaga daya saing di tengah dinamika pasar.

Dengan berbagai upaya tersebut, Bontang diharapkan semakin kokoh sebagai pusat industri pupuk nasional yang berdaya saing tinggi, sekaligus berkontribusi dalam menjaga stabilitas pasokan pangan di Indonesia. (*)




Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih