Kaltimdaily.com, Samarinda – Wali Kota Samarinda, Andi Harun, ngasih penegasan penting soal kerja bareng antara Pemkot sama DPRD buat nyusun dan ngejalanin RPJMD 2025–2029.
Hal ini disampaikan doi pas abis ikut Rapat Paripurna DPRD Samarinda, Rabu (9/7/2025), yang bahas dua hal penting: Raperda Pertanggungjawaban APBD 2024 dan RPJMD lima tahun ke depan.
Andi Harun juga kasih apresiasi buat Fraksi PDI Perjuangan atas pandangan mereka di rapat.
Dia bilang, tanggapan dari eksekutif itu bukan buat bantah-bantahan, tapi biar semua fraksi dapet gambaran utuh dan info yang lebih lengkap.
“Kami kasih jawaban biar bisa saling melengkapi. Bukan buat saling debat, tapi biar datanya makin kuat dan bisa satu suara,” ucapnya.
Lebih jauh, Andi Harun juga jelasin kalau nyusun RPJMD itu bukan tugas wali kota doang. Semua elemen Pemkot kudu ikut ambil peran.
RPJMD ini, katanya, hasil gabungan antara visi-misi kepala daerah, rencana perangkat daerah, dan masukan warga yang diserap lewat musrenbang dan forum lainnya.
“Kita pakai kombinasi antara perencanaan dari atas (top-down) dan dari bawah (bottom-up), biar program-programnya emang ngena ke kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Gak lupa, dia juga nyinggung soal pentingnya nyamain harapan warga sama kebijakan pemerintah. Jangan sampe kayak model “salagaruk”—di mana warga maunya A, tapi yang dijalanin justru B.
“Intinya sih, program Pemkot harus nyambung sama maunya masyarakat. Itu yang paling penting,” tegas Andi.
Soal isu sampah yang sempat disorot beberapa fraksi, Andi Harun bilang opini publik emang punya pengaruh. Tapi menurut dia, semua keputusan harus tetap berdasarkan data dan bukan semata karena suara medsos.
“Opini publik itu penting, tapi tetap harus diseimbangkan sama data dan pertimbangan objektif. Kita nggak bisa kerja berdasarkan asumsi aja,” ujarnya.
Rapat ini jadi tonggak awal yang nentuin arah pembangunan Samarinda lima tahun ke depan. Di bawah komando Wali Kota Andi Harun, Pemkot optimis bisa ngejalanin RPJMD secara tepat sasaran asalkan terus sinergi bareng DPRD.
Kuncinya ada di komunikasi yang terbuka dan perencanaan yang berpihak pada rakyat.
Dengan pendekatan yang kolaboratif dan data-driven kayak sekarang, Andi Harun makin nunjukin komitmennya buat bikin Samarinda jadi kota yang makin nyaman, modern, dan berkelanjutan. (YN)















