Kaltimdaily.com, Kubar – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Barat (Kubar), Kalimantan Timur, menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025 sebesar Rp3,646 triliun. Angka ini meningkat 14,89 persen dibandingkan dengan alokasi tahun sebelumnya.
Berdasarkan data Katadata, hingga periode Januari–September 2025, realisasi pendapatan daerah Pemkab Kubar tercatat Rp1,891 triliun atau 51,88 persen dari total target APBD 2025.
Secara rinci, struktur pendapatan daerah Kubar tahun 2025 terdiri atas:
- Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD): Rp1,550 triliun
- Pendapatan Lainnya: Rp237,86 miliar
- Pendapatan Asli Daerah (PAD): Rp103,32 miliar
Kenaikan APBD ini menunjukkan adanya optimisme Pemkab Kubar dalam mengelola potensi daerah untuk memperkuat pembangunan ekonomi, layanan publik, dan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, Pemkab Kubar menekankan pentingnya realisasi anggaran yang lebih efektif dan transparan. Upaya peningkatan PAD juga akan terus dilakukan melalui optimalisasi sektor unggulan, terutama di bidang perkebunan, pertambangan, dan pariwisata.
Dalam konteks pembangunan berkelanjutan, kenaikan anggaran ini diharapkan menjadi pendorong bagi Kubar untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, mendukung program pemberdayaan masyarakat, serta memperluas akses layanan pendidikan dan kesehatan.
Kubar dengan potensi alam dan budaya yang besar juga dituntut untuk mengembangkan sektor UMKM serta memperkuat daya saing daerah. Dengan demikian, realisasi APBD 2025 bukan hanya sebatas angka, melainkan menjadi tolok ukur komitmen pemerintah daerah dalam memajukan Kutai Barat.
Dengan peningkatan anggaran ini, Pemkab Kubar memiliki ruang yang lebih luas untuk mendorong inovasi dalam tata kelola pemerintahan serta menciptakan peluang kerja baru bagi masyarakat. Transparansi dalam pengelolaan anggaran juga diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.
Ke depan, keberhasilan Pemkab Kubar dalam mencapai target APBD akan sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat. Kolaborasi yang solid diharapkan dapat menjadikan Kubar sebagai daerah yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing tinggi di Kalimantan Timur. (*)















