banner-sidebar
Kubar

Kebakaran Hebat di Kubar Hanguskan Rumah, Kerugian Capai Rp150 Juta

Avatar
1237
×

Kebakaran Hebat di Kubar Hanguskan Rumah, Kerugian Capai Rp150 Juta

Share this article
Rumah Terbakar. Ft by ist

Kaltimdaily.com, Kubar – Warga Kecamatan Sekolaq Darat, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), digegerkan dengan kebakaran hebat yang terjadi pada Jumat (10/10/2025) siang, sekitar pukul 12.10 WITA. Kebakaran tersebut melanda sebuah rumah di Jalan Sendawa Raya, tepat di depan Puskesmas Melak, yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

Kejadian tersebut terjadi bersamaan dengan waktu Salat Jumat, menyebabkan warga terkejut karena api cepat membesar dan melahap seluruh bangunan sebelum bantuan pemadam kebakaran tiba.

Menurut keterangan saksi mata, asap tebal dengan cepat membumbung tinggi setelah terdengar suara letupan dari dapur rumah yang terbakar. Warga yang melihat kejadian segera menghubungi petugas pemadam kebakaran dan kepolisian, mengingat khawatir api akan merembet ke Puskesmas Melak yang berdekatan dengan lokasi kebakaran.

Tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Unit Melak dan 25 personel segera dikerahkan ke lokasi kejadian. Namun, proses pemadaman sempat terhambat karena sebagian besar warga sedang melaksanakan Salat Jumat. Beruntung, dengan bantuan dua regu dari Polsek Melak dan puluhan warga, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.30 WITA. Komandan Kompi 2 Brimob Melak, Ipda Abdulah Hadi, menyatakan bahwa pihaknya menurunkan satu unit Armoured Water Canon (AWC) untuk mempercepat proses pemadaman meski pada saat itu bertepatan dengan waktu salat.

Berdasarkan keterangan dari Kasi Humas Polres Kubar, Ipda Sukoco, rumah yang terbakar milik Edy (45), seorang pegawai negeri sipil. Meskipun kebakaran ini tidak menelan korban jiwa, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp150 juta. Penyebab kebakaran diduga akibat kebocoran selang gas, namun penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan oleh pihak berwenang.

Peristiwa ini kembali menyoroti kesiapsiagaan sistem tanggap darurat di kawasan padat penduduk, terutama di sekitar fasilitas vital seperti puskesmas. Warga setempat berharap agar evaluasi terhadap sistem tanggap darurat dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang. Penegakan prosedur yang lebih efektif dan pelatihan bagi warga setempat diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi kebakaran dan bencana lainnya.

Ke depannya, diperlukan perbaikan dan penguatan infrastruktur pemadam kebakaran di kawasan yang rawan kebakaran seperti ini. Selain itu, sinergi antara instansi pemerintah dan masyarakat sangat penting untuk meningkatkan ketangguhan dalam menghadapi bencana di daerah padat penduduk. (*)

Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih