Kaltimdaily.com, Berau – Suasana haru menyelimuti penyambutan jemaah haji asal Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, yang pulang ke tanah air pada Senin (23/6/2025). Momen bahagia ini dibuka dengan lantunan Surat Al-Fatihah yang dipanjatkan khusus buat almarhumah Nurhani (70), jemaah haji Berau yang wafat saat transit di Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara.
Pemkab Berau, lewat sambutan dari Asisten II Maulidiyah, menyampaikan duka mendalam atas kepergian Nurhani. Ia adalah bagian dari kloter 4 bersama 155 jemaah lainnya, termasuk tim kesehatan dan pendamping. Almarhumah menghembuskan napas terakhirnya sesaat setelah pesawat mendarat, Sabtu dini hari (21/6).
“Turut berduka cita atas meninggalnya beliau dalam perjalanan pulang ke Berau,” kata Maulidiyah, yang mewakili Bupati Sri Juniarsih dan Wakil Bupati Gamalis yang sedang tugas luar di IPDN Jatinangor.
Meskipun ada duka, nuansa bahagia juga terasa karena mayoritas jemaah Haji Berau telah kembali dengan selamat dan sehat.
Warga dan keluarga tampak antusias menyambut para haji yang sudah tampil kece—kata Kepala Kemenag Berau, Kabul Budiono, “Udah mirip Raja Salman dan Ratu Elizabeth, lho!”
Dari total 156 jemaah haji Berau, 153 di antaranya mendarat lebih dulu dalam kloter 4, termasuk tiga petugas yang mewakili daerah.
Sedangkan tiga jemaah lain masuk kloter 15 yang dijadwalkan berangkat dari Madinah 7 Juli dan tiba di Balikpapan 8 Juli 2025.
“Semoga kloter kedua ini juga sampai dengan selamat dan lengkap. Kita doakan bareng-bareng ya,” ucap Kabul sambil mengajak jemaah mendoakan almarhumah Nurhani.
Jenazah Nurhani diketahui sudah berada di rumah duka di Jalan Pulau Sambit, RT 04. Kabul menyampaikan harapan agar segala amal baik beliau diterima di sisi-Nya.
Penyambutan jemaah haji Berau kali ini bukan cuma jadi momen reuni keluarga, tapi juga jadi refleksi soal keikhlasan dalam ibadah. Duka dan bahagia menyatu dalam perjalanan suci ini, meninggalkan kisah yang tak akan terlupakan bagi keluarga besar Bumi Batiwakkal.
Dengan kepulangan ini, pemerintah berharap semangat spiritual dari Tanah Suci bisa ikut menular ke lingkungan sekitar. Semoga para haji menjadi teladan di masyarakat, dan perjalanan ibadah ini membawa keberkahan buat Berau ke depannya. (*)

















