Kaltimdaily.com, Kubar – Dalam rangka memperingati Bulan Bahasa yang jatuh setiap bulan Oktober, SD Kreatif Cendekia Simpang Raya, yang terletak di Kecamatan Barong Tongkok, Kutai Barat, menggelar serangkaian lomba yang fokus pada pengembangan seni berbahasa dan literasi.
Kegiatan yang berlangsung pada Senin (27/10/2025) ini melibatkan berbagai kompetisi seperti membaca puisi, debat, menulis cerita, mendongeng, dan pidato. Lomba tahunan ini bertujuan untuk mendorong para siswa dalam mengasah kemampuan bahasa mereka, baik secara lisan maupun tulisan.
Kehadiran para guru dan orang tua turut memberikan semangat tambahan bagi para peserta, menciptakan atmosfer yang penuh antusiasme. Salah satu siswa, Zahwan, yang duduk di kelas V, mengungkapkan kebahagiaannya dapat berpartisipasi dalam perayaan Bulan Bahasa. “Senang sekali bisa mengikuti kegiatan ini, karena selain bisa melatih keberanian tampil, saya juga bisa meningkatkan kemampuan literasi saya. Ini sangat membantu agar saya tidak kesulitan dalam merangkai kata,” ungkap Zahwan.
Perayaan Bulan Bahasa yang diselenggarakan oleh sekolah ini juga bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, yang jatuh pada 28 Oktober. Hari tersebut menandai pentingnya Bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu bangsa. Melalui kegiatan seperti ini, siswa-siswa diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga dan menggunakan Bahasa Indonesia dengan baik dan benar, meskipun saat ini banyak pengaruh dari bahasa gaul dan bahasa asing yang tersebar di kalangan anak muda.
Kegiatan ini bukan hanya sebagai ajang perlombaan, tetapi juga sebagai upaya untuk menanamkan rasa cinta dan bangga terhadap Bahasa Indonesia. Dalam era globalisasi saat ini, sangat penting bagi generasi muda untuk tetap menjaga identitas budaya dan bahasa bangsa. Dengan berbagai lomba yang kreatif dan menyenangkan ini, SD Kreatif Cendekia berharap dapat mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki wawasan budaya yang mendalam.
Ke depan, diharapkan kegiatan seperti ini akan terus berkembang dan menjadi agenda rutin yang semakin melibatkan lebih banyak siswa dan masyarakat. Dengan partisipasi aktif dari berbagai pihak, Bulan Bahasa dapat menjadi momentum penting dalam memperkuat rasa cinta tanah air dan semangat kebangsaan. (*)















