Kubar Lagi Panas-Panasnya, BPBD Siaga Karhutla!
Kaltimdaily.com, Kubar – Musim kemarau mulai terasa di wilayah Kutai Barat (Kubar). Walau kadang masih turun hujan, tapi hawa panas yang menyengat bikin wilayah ini masuk dalam kategori “kemarau basah”. Nah, kondisi kayak gini biasanya jadi momen rawan banget munculnya kebakaran hutan dan lahan alias karhutla.
Makanya, BPBD Kubar mulai siaga penuh dan ngingetin warga buat nggak asal bakar lahan.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kubar, Bambang Pramudito, bilang kalau mereka udah petakan daerah-daerah yang rawan karhutla. Beberapa kecamatan yang jadi fokus antara lain Barong Tongkok, Damai, Linggang Bigung, Muara Lawa, Muara Pahu, dan Siluq Ngurai. Wilayah-wilayah ini sebelumnya juga pernah ngalamin kebakaran saat musim kemarau, jadi udah punya riwayat bahaya.
Sempat juga terpantau hotspot atau titik panas di daerah Bongan dan Jempang. Tapi untungnya, titik panas itu sekarang udah nggak aktif lagi berdasarkan pantauan terbaru.
Sebagai bagian dari langkah antisipasi, BPBD Kubar lagi nyiapin terbitnya Surat Keputusan Bupati soal Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi, baik basah maupun kering. Selain itu, mereka juga bakal ngadain apel siaga bareng TNI, Polri, dan Manggala Agni. Kegiatan ini juga dibarengin patroli rutin plus sosialisasi ke kampung-kampung yang dianggap rawan kebakaran.
“Patroli ini kita libatkan juga tim masyarakat peduli api (MPA) yang udah kami latih. Mereka ini ujung tombak deteksi dini. Jadi kalau ada tanda-tanda kebakaran kayak asap, mereka yang langsung gerak duluan. Baru tim kami nyusul,” jelas Bambang.
Langkah antisipatif ini penting banget, apalagi kalau liat tren perubahan cuaca yang nggak bisa diprediksi. Kolaborasi antara warga, tim BPBD, dan aparat harus makin kuat biar potensi karhutla bisa ditekan semaksimal mungkin.
Semoga dengan semua usaha ini, musim kemarau di Kutai Barat bisa dilewati tanpa ada bencana besar. Tetap waspada, jangan asal bakar, dan jaga alam kita bareng-bareng, ya! (*)















