Kaltimdaily.com, Samarinda – Sekretaris Komisi I DPRD Samarinda, Ronald Lonteng, buka suara soal pengangkatan 50 jabatan fungsional baru yang barusan diresmikan Pemkot Samarinda.
Menurutnya, hal ini wajar sebagai bentuk penyegaran, apalagi di bawah kepemimpinan yang baru.
“Namanya pemerintahan baru pasti ada regenerasi. Jadi penyegaran jabatan itu hal yang lumrah,” ujar Ronald Lonteng di ruang kerjanya, Rabu (18/6/2025).
Dari total 50 posisi yang diisi, sebagian besar ternyata ditempatkan di sektor perizinan, khususnya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Buat Ronald, langkah ini sinyal kuat dari Pemkot buat mendorong investasi masuk ke Samarinda.
“Banyak posisi itu di Dinas Perizinan Satu Pintu. Jadi bisa dibilang ini selaras sama target Pemkot yang pengen Samarinda jadi kota ramah investor,” jelasnya.
Tapi di balik kabar baik itu, Ronald Lonteng justru menyoroti satu hal penting yang sering luput: nasib tenaga P3K alias Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja. Dia bilang banyak honorer yang udah puluhan tahun kerja, tapi pas seleksi malah gak lolos.
“Ada loh yang udah lebih dari 10 tahun kerja tapi tetap gak lolos P3K. Padahal mereka itu ujung tombaknya pelayanan di lapangan,” ungkap Ronald dengan nada kecewa.
Menurutnya, proses seleksi yang cuma ngukur dari nilai tes belum cukup adil. Dia minta pemerintah harus ngelihat loyalitas dan pengalaman juga, bukan cuma sekadar pintar teori.
“Pemerintahan itu gak cuma butuh orang pintar, tapi juga yang punya komitmen dan loyal sama instansi,” tegasnya.
Ronald juga berharap Pemkot Samarinda segera bikin aturan yang lebih mengutamakan rasa keadilan buat ngatur masa depan tenaga honorer ini.
Jangan sampai orang-orang yang udah setia kerja malah ditinggalin gara-gara sistem yang kaku.
Sebagai penutup, Ronald Lonteng juga nyindir soal pentingnya kolaborasi antara pusat dan daerah biar solusi yang lahir gak cuma bersifat administratif, tapi juga punya rasa keadilan sosial.
“Jangan sampai tenaga non-ASN ini jadi korban dari sistem yang terlalu teknis,” tandasnya. (ADV/DPRDSMR/YN)















