Kaltimdaily.com, Samarinda – Rabu (18/6/2025) kemarin, DPRD Kota Samarinda kembali ngebut ngebahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Transportasi. Rapatnya digelar di ruang Bapemperda lantai 1 Gedung DPRD dan dipimpin langsung sama Ketua Bapemperda, Kamaruddin, ditemani anggota lainnya: Samri Shaputra, Abdul Rohim, Iswandi, dan Fahruddin.
Acara ini juga dihadiri langsung oleh Dishub Samarinda, dipimpin Kadishub Hotmarulitua Manalu, Kabid LLAJ Didi Zulyani, serta perwakilan dari Dinas PUPR, Bapperida, dan Bagian Hukum Pemkot Samarinda. Rapat ini jadi momen krusial buat nyusun aturan yang nantinya bakal jadi pondasi hukum sistem transportasi kota.
Kamaruddin bilang, kemacetan di Samarinda makin nggak ketulungan. “Mobil nambah, tapi jalannya segitu-gitu aja. Solusinya? Ya transportasi publik yang layak,” tegasnya. Raperda ini jadi langkah awal menuju sistem transportasi massal yang rapi dan bermanfaat.
Nggak cuma bahas di atas kertas, DPRD juga rencanain buat studi tiru ke daerah-daerah yang udah berhasil, kayak Provinsi Riau yang dulu sempat macet parah tapi sekarang udah mulai tertib berkat transportasi publik yang tertata. “Kondisi Riau tuh mirip-mirip sama Samarinda, jadi bisa jadi role model,” kata Kamaruddin.
Selain Riau, kota-kota besar kayak Surabaya dan Jakarta juga ikut dijadikan acuan. Meskipun belum sempurna, dua kota itu udah punya sistem transportasi yang lebih maju dan bisa jadi inspirasi buat dibawa ke Kota Tepian.
Lebih lanjut, Kamaruddin juga tegaskan kalau perda ini bakal menyentuh hal-hal teknis kayak pengelolaan parkir, penataan ruang publik, sampai kewajiban pemilik ruko buat nyediain lahan parkir biar nggak bikin semrawut jalanan utama.
Kalau Perda ini udah jalan, harapannya seluruh elemen kota bisa ikut tertib dan sistem transportasi makin tertata. DPRD juga janji akan lanjut ke tahap-tahap pembahasan berikutnya sampai semua pasal dan substansi hukumnya bener-bener siap diterapkan.
Dengan langkah ini, Samarinda punya peluang buat berubah jadi kota yang lebih nyaman dijelajahi—bebas macet, lebih tertib, dan pastinya bikin warganya makin betah beraktivitas. Kita tunggu aja, semoga cepat rampung dan langsung eksekusi di lapangan!







