banner-sidebar
KaltimSamarinda

Dishub Samarinda Dorong Perda Transportasi Ramah Lingkungan

Avatar
811
×

Dishub Samarinda Dorong Perda Transportasi Ramah Lingkungan

Share this article

Dishub Samarinda Mau Bikin Perda Transportasi, Biar Macet Nggak Makin Gila!

Dishub Samarinda Dorong Perda Transportasi Ramah Lingkungan
Hotmaralitua Manalu. Ft by Yana

Kaltimdaily.com, Samarinda – Pemerintah Kota Samarinda bareng Dishub Samarinda lagi ngebut bikin aturan baru soal transportasi. Kepala Dinas Perhubungan, Hotmarulitua Manalu, langsung ngomongin ini setelah rapat bareng DPRD di ruang Bapemperda, Rabu (18/6/2025). Intinya, mereka bahas Raperda Penyelenggaraan Transportasi yang digadang-gadang jadi solusi jangka panjang buat kemacetan dan kekacauan transportasi di Kota Tepian.

Hotmarulitua bilang, raperda ini bakal ngatur transportasi secara menyeluruh. Mulai dari darat, sungai, sampai kereta api—walaupun fokus utamanya sekarang masih ke transportasi darat, khususnya angkutan umum yang makin ditinggalin. “Kita harap raperda ini bisa disahkan tahun ini juga, biar nggak nunggu kelamaan,” ucapnya optimis.

Salah satu tujuan besar dari perda ini adalah ngurangin emisi dari kendaraan pribadi. Menurutnya, 1 liter bensin bisa nyumbang 2,5 kg emisi gas buang. Kalau dihitung-hitung dari konsumsi BBM di Samarinda, dampaknya gede banget ke efek rumah kaca. Makanya, penguatan angkutan umum jadi poin penting dan wajib dibagi tanggung jawabnya sama pemerintah pusat, provinsi, sampai kota.

Gak cuma soal kendaraan, Dishub Samarinda juga dorong supaya 5 persen dari APBD dialokasikan khusus buat urusan transportasi. “Kita mau bikin ini jadi aturan wajib, kayak yang udah dilakukan di Pekanbaru,” tambahnya. Artinya, anggaran khusus ini bakal bantu mempercepat pembenahan sistem transportasi biar nggak nanggung.

Masalah parkir juga nggak luput dari sorotan. Banyak tempat usaha yang nggak punya lahan parkir, akhirnya pinggir jalan yang jadi korban. “Ini yang bikin jalan makin sempit dan macet. Ke depannya, semua pelaku usaha harus nyediain parkir yang bener,” jelas Hotmarulitua. Bahkan dia tegasin, parkir di trotoar bakal dilarang total sesuai aturan lalu lintas yang berlaku.

Harapannya, Raperda ini bisa jadi game changer buat transportasi di Samarinda—lebih tertib, minim polusi, dan nggak bikin warga stres di jalan. Proses pembahasannya bakal lanjut terus sampai resmi jadi perda yang bisa langsung diterapkan di lapangan.

Semoga aja rencana ambisius ini nggak cuma jadi wacana. Kalau Raperda ini bisa beneran ditegakkan, masyarakat Samarinda bisa nikmatin transportasi yang lebih nyaman, ramah lingkungan, dan tentunya nggak ribet! (YN)




Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih