Kaltimdaily.com, Samarinda – Proses penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi di sektor pertambangan kembali mencuat di Kalimantan Timur. Tim penyidik dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim melakukan penelusuran di Kantor ESDM Kaltim yang berlokasi di Jalan MT Haryono, Samarinda, pada Senin (16/3/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pengumpulan data dan bukti awal dalam mengungkap indikasi pelanggaran hukum di sektor pertambangan. ESDM Kaltim menjadi salah satu titik fokus pemeriksaan karena perannya yang strategis dalam pengelolaan sumber daya energi dan mineral di daerah.
Selama proses berlangsung, tim penyidik Kejati Kaltim bekerja secara sistematis dengan membagi tugas di lapangan. Sejumlah petugas melakukan pemeriksaan terhadap dokumen administratif dan arsip penting, sementara tim lainnya menggali informasi melalui permintaan keterangan dari pihak terkait di lingkungan ESDM Kaltim.
Langkah ini dilakukan untuk memperkuat dasar penyelidikan serta memperoleh gambaran utuh mengenai dugaan praktik korupsi yang tengah diusut. Aktivitas pemeriksaan berlangsung intens, namun tetap berjalan sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Pihak Kejati Kaltim hingga kini masih membatasi informasi terkait substansi perkara. Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Kaltim, Toni Yuswanto, membenarkan adanya kegiatan penyidik di kantor ESDM Kaltim, tetapi belum mengungkap detail kasus maupun pihak yang terlibat.
Ia menyatakan, keterangan resmi akan disampaikan setelah seluruh tahapan penyelidikan rampung. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga akurasi informasi sekaligus memastikan proses hukum berjalan secara profesional dan transparan.
Penyelidikan di ESDM Kaltim ini menjadi bagian dari rangkaian penegakan hukum di sektor pertambangan, yang selama ini kerap menjadi sorotan karena potensi penyimpangan dalam pengelolaannya. Kalimantan Timur sebagai wilayah kaya sumber daya alam dinilai rentan terhadap praktik-praktik yang merugikan negara.
Hingga saat ini, penyidik masih terus mendalami berbagai temuan di lapangan. Belum ada informasi resmi mengenai nilai kerugian negara maupun penetapan tersangka dalam kasus tersebut.
Ke depan, publik berharap proses penyelidikan di ESDM Kaltim dapat berjalan secara transparan dan akuntabel. Penegakan hukum yang tegas dinilai penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat serta memastikan sektor pertambangan dikelola secara berkelanjutan.
Selain itu, momentum ini juga diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh pemangku kepentingan agar memperkuat sistem pengawasan di sektor energi dan mineral. Dengan demikian, potensi penyimpangan dapat ditekan dan pengelolaan sumber daya alam di Kalimantan Timur mampu memberikan manfaat optimal bagi masyarakat luas. (*)

















