banner-sidebar
Samarinda

Pemkot Samarinda Tegaskan Tidak Ada Penutupan Usaha Selama Ramadan

Avatar
591
×

Pemkot Samarinda Tegaskan Tidak Ada Penutupan Usaha Selama Ramadan

Share this article
Kelapa Satpol PP Samarinda, Anis Siswantini. Ft by ist

Kaltimdaily.com, Samarinda – Pemerintah Kota Samarinda memastikan tidak ada kebijakan penutupan tempat usaha selama bulan suci Ramadan. Melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), pemerintah hanya memberlakukan penyesuaian jam operasional bagi sejumlah jenis usaha sesuai dengan surat edaran Wali Kota Samarinda.

Kepala Satpol PP Samarinda, Anis Siswantini, menegaskan bahwa kebijakan tersebut bertujuan menjaga ketertiban sekaligus menciptakan suasana yang saling menghormati di tengah masyarakat selama Ramadan. Ia menegaskan bahwa aktivitas ekonomi di Samarinda tetap berjalan normal, hanya saja terdapat pengaturan waktu operasional agar tidak mengganggu kekhusyukan umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa.

Menurut Anis, pengaturan tersebut merupakan bentuk upaya pemerintah dalam menyeimbangkan antara kepentingan ekonomi masyarakat dan kebutuhan menjaga suasana religius selama Ramadan. Dengan penyesuaian jam operasional, pelaku usaha masih dapat menjalankan aktivitas bisnisnya seperti biasa, sementara umat Muslim dapat menjalankan ibadah dengan lebih nyaman.

Ia juga menekankan bahwa kebijakan ini bertujuan memperkuat rasa toleransi dan saling menghargai di tengah masyarakat Samarinda yang beragam. Masyarakat yang tidak menjalankan ibadah puasa diharapkan dapat memahami kondisi tersebut dan ikut menjaga suasana Ramadan agar tetap kondusif.

Meski demikian, Satpol PP Samarinda mengakui bahwa di lapangan masih ditemukan sejumlah pelaku usaha yang belum sepenuhnya mematuhi aturan tersebut. Oleh karena itu, pihaknya terus melakukan pengawasan sekaligus memberikan pembinaan kepada para pelaku usaha agar dapat menyesuaikan kegiatan operasional mereka dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

Anis menjelaskan bahwa pendekatan yang dilakukan tidak hanya berupa penindakan, tetapi juga edukasi dan pengingat kepada para pelaku usaha. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan yang berlaku selama Ramadan di Kota Samarinda.

Satpol PP Samarinda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan menciptakan suasana yang aman serta nyaman selama bulan suci. Dengan sikap saling menghormati antarwarga, kehidupan sosial masyarakat di Samarinda diharapkan tetap harmonis meskipun terdapat perbedaan aktivitas selama bulan puasa.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Samarinda tetap berharap aktivitas ekonomi masyarakat tidak terganggu oleh kebijakan tersebut. Penyesuaian jam operasional dinilai sebagai solusi yang seimbang agar kegiatan usaha tetap berjalan, sekaligus menjaga suasana Ramadan yang penuh ketenangan dan kekhusyukan.

Pemerintah juga optimistis para pelaku usaha di Samarinda tetap dapat menjalankan bisnisnya dengan baik selama Ramadan. Dengan dukungan masyarakat dan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku, diharapkan suasana kota tetap tertib, ekonomi bergerak stabil, serta semangat kebersamaan antarwarga terus terjaga sepanjang bulan suci ini. (*)

Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih