Kaltimdaily.com, Berau – Pemerintah Kabupaten Berau, melalui Wakil Bupati Gamalis, menegaskan komitmen penuh terhadap keberhasilan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar pada Rabu (8/10) di ruang rapat Sangalaki, Gamalis menekankan pentingnya memperkuat tata kelola MBG agar sesuai dengan karakteristik wilayah setempat.
Menurut Gamalis, saat ini belum ada pedoman baku terkait pelaksanaan MBG di tingkat daerah, serta regulasi teknis yang mengatur implementasi program ini antarwilayah. Hal ini berpotensi menimbulkan kendala teknis dengan permasalahan yang bervariasi di setiap daerah. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang tepat dan responsif terhadap kebutuhan lokal agar program ini dapat berjalan optimal.
Pemkab Berau juga menyoroti pentingnya koordinasi yang erat antara instansi pemerintah dan antarwilayah untuk memastikan pelaksanaan program MBG yang efektif dan berkelanjutan. Gamalis menambahkan, upaya ini akan dilakukan melalui perencanaan dan pengelolaan MBG yang disesuaikan dengan kondisi lokal, dengan tujuan agar kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran dan mendukung perbaikan gizi masyarakat.
Selain itu, Gamalis mengungkapkan bahwa di Berau sudah ada tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di Polsek Tanjung, Kelurahan Karang Ambun, dan Gunung Panjang. Pemkab Berau berencana menambah jumlah SPPG agar dapat menjangkau lebih banyak pelajar di seluruh wilayah Berau. Dengan langkah ini, diharapkan seluruh lapisan masyarakat, terutama anak-anak, dapat mengakses gizi yang memadai.
Pemkab Berau terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program pencegahan stunting dan peningkatan gizi, dengan pendekatan berbasis potensi pangan lokal melalui konsep Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA). Langkah-langkah ini diharapkan dapat menciptakan generasi yang sehat secara fisik dan mental, serta memiliki daya saing yang tinggi di masa depan. (*)















