banner-sidebar
Kubar

OJK dan BI Salurkan Pembiayaan Rp11,86 Miliar untuk 160 UMKM di Kutai Barat

Avatar
1292
×

OJK dan BI Salurkan Pembiayaan Rp11,86 Miliar untuk 160 UMKM di Kutai Barat

Share this article
OJK dan BI Salurkan Pembiayaan Rp11,86 Miliar untuk 160 UMKM di Kutai Barat
UMKM. Ft by ist

Kaltimdaily.com, Kubar – Program Business Matching Pembiayaan dan Edukasi Keuangan UMKM (Bima Etam) seri ketujuh berhasil merealisasikan pembiayaan sebesar Rp11,86 miliar kepada 160 debitur di Kabupaten Kutai Barat. Kolaborasi antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI) Kalimantan Timur, dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) bertujuan untuk memperluas akses permodalan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah tersebut.

Kepala OJK Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, Parjiman, menyatakan bahwa program Bima Etam ini menjadi katalisator penting dalam pengembangan ekosistem UMKM di Kalimantan Timur. Keberhasilan seri ketujuh ini menandai konsistensi program yang telah berlangsung sejak awal 2025, dengan tujuh seri yang dilaksanakan di lima wilayah, termasuk Kota Samarinda, Bontang, Kabupaten Berau, Kutai Kartanegara, dan Kutai Barat. Program ini menjadi bagian dari upaya OJK dalam mendorong akses keuangan yang inklusif bagi masyarakat, terutama pelaku UMKM.

Bima Etam merupakan bagian dari upaya memperluas akses keuangan melalui skema pembiayaan yang lebih mudah dijangkau oleh pelaku usaha kecil. Di Kalimantan Timur, terdapat satu TPAKD provinsi dan 10 TPAKD kabupaten/kota yang aktif dalam menjalankan berbagai program pembiayaan alternatif. Salah satu program unggulan, KURKaltim.com, berhasil menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp66,45 miliar untuk 695 debitur hingga September 2025.

Program serupa juga berkembang di beberapa kabupaten/kota lain, seperti TPAKD Kabupaten Kutai Kartanegara yang menyalurkan Rp37,82 miliar melalui Program Kredit Kukar Idaman (KKI) kepada 1.827 debitur. Sementara itu, TPAKD Kota Samarinda juga berhasil mendistribusikan Rp12,66 miliar melalui Program Kredit Bertuah kepada 602 pelaku usaha produktif.

Parjiman menambahkan bahwa OJK, bersama mitra strategis, berkomitmen untuk terus melanjutkan program Bima Etam di kabupaten dan kota lainnya untuk memperkuat ekosistem UMKM di Kalimantan Timur. Ke depannya, program ini diharapkan tidak hanya memperluas akses pembiayaan, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat.

Dengan adanya program seperti Bima Etam, pelaku UMKM di Kalimantan Timur semakin terbantu dalam mengakses permodalan yang dibutuhkan untuk mengembangkan usaha mereka. Selain itu, program ini juga berperan dalam memperkuat daya saing UMKM agar mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan global. Keberlanjutan program ini akan menjadi kunci untuk mendorong sektor UMKM lebih maju dan lebih berdaya saing. (*)




Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih