banner-sidebar
Kaltim

Mau Beli Rumah? Pemprov Kaltim Bantu Biaya Admin sampai Rp10 Juta!

Avatar
644
×

Mau Beli Rumah? Pemprov Kaltim Bantu Biaya Admin sampai Rp10 Juta!

Share this article
Beli Rumah Ilustrasi. Ft by Ist

Kaltimdaily.com, Kaltim – Punya rumah sendiri emang jadi impian banyak orang, tapi sering kali mentok gara-gara biaya tambahan yang bikin kantong jebol.

Nah, ada kabar keren nih buat warga Kaltim, khususnya yang penghasilan pas-pasan! Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) ngeluncurin program Gratispol, di mana mereka siap nanggung biaya administrasi beli rumah sampai Rp10 juta. Jadi, mulai dari notaris, balik nama, sampai urusan administrasi lain, semua udah di-handle Pemprov. Mantap kan?

Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, bilang kalau rumah itu kebutuhan pokok yang sama pentingnya kayak makan dan pakaian. “Rumah ini wajib. Yang wajib itu bukan hanya pangan dan sandang, tapi juga tempat tinggal yang layak,” tegasnya pas acara penandatanganan kerja sama bareng pihak perbankan, Rabu (20/8/2025).

Data terbaru nunjukin kalau masih ada sekitar 60 ribu rumah nggak layak huni di Kaltim, ditambah backlog perumahan yang nyentuh angka 250 ribu unit. Artinya, masih banyak keluarga yang belum punya rumah layak. Rudy juga ngegas soal pentingnya perhatian ke kelompok rentan. Dari catatannya, ada sekitar 177 ribu warga rentan kayak petani, nelayan, sampai driver ojek online yang bener-bener butuh bantuan biar bisa punya hunian layak.

Program Gratispol ini juga nyambung sama target nasional Presiden buat bangun tiga juta rumah dan jadi bagian dari visi Indonesia Emas 2045. Menurut Rudy, punya rumah bukan cuma soal atap buat berteduh, tapi juga soal martabat dan masa depan anak cucu. “Ini bukan hanya soal rumah, tapi soal martabat dan masa depan,” ucapnya.

Biar makin nendang, Pemprov Kaltim juga ngajak perusahaan besar ikutan support lewat program Corporate Social Responsibility (CSR). Rudy optimis, kalau pemerintah, swasta, dan masyarakat saling gandeng tangan, masalah perumahan bisa kelar lebih cepat. “Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing. Kalau semua bergandeng tangan, kita bisa selesaikan masalah perumahan ini lebih cepat,” tambahnya.

Dengan adanya Gratispol, sekarang warga Kaltim yang pengen beli rumah nggak perlu lagi pusing mikirin biaya admin. Program ini jelas bikin banyak masyarakat berpenghasilan rendah lebih pede buat ambil langkah punya rumah sendiri.

Ke depan, kalau program ini jalan lancar, bukan nggak mungkin angka backlog perumahan di Kaltim bisa ditekan lebih cepat. Selain itu, program ini bisa jadi inspirasi buat daerah lain di Indonesia biar lebih serius bantu warganya dalam urusan perumahan. Buat yang masih galau mau beli rumah, mungkin sekarang saat yang pas buat ambil keputusan. (*)

Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih