banner-sidebar
Kutai KartanegaraKaltimTekno

Kukar Pasang Internet Gratis Starlink di Desa Terpencil

Avatar
858
×

Kukar Pasang Internet Gratis Starlink di Desa Terpencil

Share this article
Kukar Pasang Internet Gratis Starlink di Desa Terpencil
Starlink. Ft by Ist

Kaltimdaily.com, Kukar – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) makin serius mengatasi masalah blankspot alias wilayah tanpa sinyal internet. Melalui Program Dedikasi Kukar Idaman Terbaik, uji coba layanan internet gratis kini resmi dimulai di Desa Sungai Bawang, Kecamatan Muara Badak. Teknologi yang digunakan? Starlink—layanan satelit orbit rendah milik Elon Musk yang kini jadi harapan baru masyarakat desa.

Kenapa pilih Starlink? Karena teknologi ini nggak butuh tower BTS, tapi tetap bisa menjangkau wilayah terpencil yang selama ini susah banget dapet sinyal. Jadi, buat desa-desa di Kukar yang selama ini ‘gelap’ internet, ini jadi solusi yang cukup revolusioner.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, bilang kalau perangkat Starlink dan penguat sinyal udah dipasang di beberapa titik dan mulai dinikmati oleh warga. “Kita pasang perangkat Starlink dan penguat sinyal di sejumlah titik dan sudah dimanfaatkan dengan baik oleh warga,” ungkapnya pada Minggu (6/7/2025).

Pemkab Kukar sadar banget kalau internet sekarang bukan cuma buat hiburan. Akses jaringan yang stabil juga penting buat pendidikan, pelayanan publik, dan administrasi pemerintahan desa. Makanya, pemerataan jaringan digital jadi salah satu fokus utama mereka.

Pemasangan perangkat Starlink di Sungai Bawang ini juga jadi semacam “pilot project” yang nantinya bakal dievaluasi. Kalau hasilnya oke, program ini akan ditiru di desa-desa lain di Kukar yang masih blankspot. “Insya Allah akan kita replikasikan di seluruh Kukar,” tutup Aulia.

Langkah ini bukan cuma soal internetan gratis, tapi soal membuka akses dunia digital ke semua warga Kukar, tanpa kecuali. Dengan koneksi yang makin luas, kesempatan belajar, usaha, dan komunikasi pun makin terbuka lebar.

Harapannya, Kukar bisa jadi daerah percontohan dalam pemanfaatan teknologi digital di pedesaan. Program ini menunjukkan bahwa pembangunan nggak harus menunggu kota besar—dari desa pun, transformasi digital bisa dimulai! (*)




Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih