banner-sidebar
Kutai Kartanegara

Festival Nutuk Beham di Kukar Jadi Sorotan, Bupati Edi Dukung Wisata Budaya

Avatar
801
×

Festival Nutuk Beham di Kukar Jadi Sorotan, Bupati Edi Dukung Wisata Budaya

Share this article
Festival Nutuk. Ft by ist

Kaltimdaily.com, Kukar – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah, menghadiri Festival Nutuk Beham yang digelar di Desa Budaya Kedang Ipil, Kecamatan Kota Bangun Darat. Kehadiran kepala daerah ini menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Kukar terhadap pelestarian adat dan budaya lokal.

Festival Nutuk Beham merupakan tradisi khas masyarakat Kedang Ipil yang dilaksanakan sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil panen padi. Dalam prosesi tersebut, warga secara bersama-sama menumbuk padi muda hingga menjadi emping atau yang dikenal dengan sebutan Beham.

Dalam sambutannya, Edi Damansyah menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kukar berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan budaya melalui program pembangunan daerah bertajuk Kukar Idaman. Dukungan ini diharapkan mampu menjaga keberlanjutan tradisi lokal di tengah perkembangan zaman.

Selain sebagai bentuk pelestarian budaya, Festival Nutuk Beham juga dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata di Kukar. Pemerintah berharap kegiatan ini dapat menarik kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

Bupati Kukar juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga dan melestarikan budaya daerah. Melalui kegiatan seperti ini, nilai-nilai tradisi diharapkan tetap hidup dan tidak tergerus arus modernisasi.

Suasana festival berlangsung meriah dengan partisipasi aktif masyarakat yang mengenakan pakaian adat. Kegiatan ini juga mencerminkan semangat kebersamaan dan gotong royong yang masih terjaga kuat di tengah masyarakat Kukar.

Pemerintah Kabupaten Kukar berencana memasukkan festival budaya seperti Nutuk Beham ke dalam kalender event tahunan daerah. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat pembinaan desa budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Festival ini tidak hanya menjadi agenda budaya, tetapi juga sarana promosi potensi lokal yang dimiliki Kukar kepada khalayak yang lebih luas.

Sebagai penutup, Festival Nutuk Beham mencerminkan kekayaan budaya Kukar yang terus dijaga dan diwariskan dari generasi ke generasi.

Ke depan, sinergi antara pemerintah dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam mengembangkan potensi budaya sebagai aset daerah yang bernilai tinggi.

Dengan pengelolaan yang berkelanjutan, Kukar optimistis mampu menjadikan festival budaya sebagai penggerak ekonomi sekaligus identitas daerah yang membanggakan. (*)

Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih