Warga Berau Tumpah Ruah di Festival Abutta Banua, Jalan Santainya Bikin Kompak!
Kaltimdaily.com, Berau – Ratusan warga Sambaliung dan sekitarnya tumpah ruah di jalanan buat ikutan jalan santai Festival Abutta Banua 2025, yang digelar Minggu pagi. Kegiatan ini dilepas langsung sama Asisten III Setda Berau Hj. Maulidiyah, mewakili Bupati Berau Hj. Sri Juniarsih Mas. Acara ini gak cuma jadi ajang olahraga santai, tapi juga jadi momen buat ngerapatin silaturahmi, mempererat kebersamaan, dan nambah solidnya warga Berau!
Jalur jalan santai dimulai dari Keraton Sambaliung, terus lewat Jl. Pangeran Polisi – Jl. Raja Alam I – Jl. Al Kausar, dan balik lagi finish di Jl. ST. Aminuddin. Antusiasmenya? Gokil! Semua kalangan datang, dari anak-anak sampai orang tua, semua semangat bareng-bareng jalan rame-rame.
Acara makin lengkap karena turut hadir Camat Sambaliung Ahmad Juhri, Kapolsek Sambaliung AKP Amin Maulani, Lurah Sambaliung Iskandar Zulkarnain, para tokoh masyarakat, serta jajaran panitia yang totalitas banget nyiapin event ini.
Dalam sambutan dari Bupati Berau yang dibacakan Maulidiyah, beliau ngasih apresiasi tinggi buat panitia. Menurutnya, Festival Abutta Banua ini jadi bukti kalau warga Berau cinta banget sama budaya lokal, terutama budaya Suku Banua yang udah jadi identitas kuat daerah.
“Budaya itu warisan yang kudu dijaga dan diteruskan ke generasi selanjutnya. Bukan ditinggalin, tapi diwarisin,” ujar Maulidiyah dengan semangat.
Selain budaya, festival ini juga jadi angin segar buat pelaku UMKM. Banyak stand kuliner dan produk lokal ikut ngeramein acara, bikin suasana makin hidup sekaligus bantu perputaran ekonomi warga Berau.
Dengan acara seru kayak gini, Berau makin keliatan serius ngangkat budaya lokal dan ngedorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan. Apalagi, acara ini bukan cuma ajang jalan santai doang, tapi juga jadi panggung buat warga nunjukin kekuatan komunitas dan kearifan lokal.
Harapannya, Festival Abutta Banua bisa terus digelar tiap tahun dengan konsep yang makin kreatif dan berdampak. Soalnya, lewat acara kayak gini, semangat gotong royong, cinta budaya, dan ekonomi lokal bisa naik bareng. Berau gak cuma jaga warisan, tapi juga ngegas kemajuan. (*)

















