banner-sidebar
IKNKaltim

IKN Mulai Pendataan Penduduk, BPS Libatkan 802 Peserta

Avatar
1043
×

IKN Mulai Pendataan Penduduk, BPS Libatkan 802 Peserta

Share this article
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono bersama peserta Pelatihan Pendataan Penduduk IKN. Ft by Ist

Kaltimdaily.com, IKN – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bareng Badan Pusat Statistik (BPS) RI mulai gerak cepat nih buat nyusun data penduduk IKN. Lewat acara yang dikasih nama Kick Off Pelatihan Petugas Pendataan Penduduk IKN, pelatihan ini digelar Kamis, 19 Juni 2025, di Gedung Serba Guna Kantor Kemenko 3, Plaza Seremoni Kawasan Nusantara.

Program ini jadi langkah awal buat nyusun data dasar kependudukan IKN—yang nanti bakal jadi pondasi kuat buat semua kebijakan pembangunan di kota masa depan ini. Nggak tanggung-tanggung, total ada 802 peserta yang ikutan pelatihan, mulai dari mahasiswa, staf BPS Kaltim, sampai petugas dari BPS Penajam Paser Utara dan Kukar. Dibagi dua sesi, 388 orang di gelombang pertama, dan 414 orang di gelombang kedua.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, bilang kalau data penduduk ini harus dicatat bener-bener apa adanya. Nggak boleh ngasal apalagi dimanipulasi. Karena kalau data awalnya aja udah salah, kebijakan ke depannya pasti ikut melenceng.

“Di IKN ini belum ada data dasar yang valid, makanya kita catat semuanya, bukan sampling. Ini harus dicatat real sesuai kondisi lapangan,” tegas Basuki.

Sementara itu, Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, juga mengingatkan supaya petugas pendataan bener-bener menjaga objektivitas dan konsistensi. Katanya, keakuratan data jauh lebih penting daripada sekadar cepat selesai.

“Pendataan ini bakal jadi pijakan sejarah pembangunan ibu kota baru. Jadi jangan main-main, hasilnya bakal dipakai buat dasar pembangunan jangka panjang,” ujar Amalia.

Kepala BPS Kaltim, Yusniar Juliana, menambahkan bahwa pelatihan ini wajib banget buat nyamain pemahaman semua petugas biar pas turun ke lapangan, mereka udah ngerti cara isi formulir, konsep data, dan SOP-nya.

Nggak ketinggalan, Deputi Otorita IKN Bidang Sosial Budaya, Alimuddin, juga buka suara. Menurut dia, kalau data dasarnya udah terkumpul, tinggal dikembangin jadi sistem data kependudukan real-time. Ini penting banget buat wujudkan tata kelola kota modern yang responsif dan berbasis teknologi.

Pelatihan ini jadi batu loncatan awal buat bangun sistem kependudukan yang canggih dan terintegrasi di IKN. Data yang dikumpulin ini bukan cuma angka, tapi jadi bekal utama buat nyusun kebijakan kota pintar yang adil dan tepat sasaran.

Harapannya, dengan data valid dan akurat, pembangunan di IKN bakal berjalan lebih mantap, transparan, dan sesuai kebutuhan masyarakat. IKN bukan cuma jadi simbol ibu kota baru, tapi juga contoh nyata kota modern yang melek data sejak dari awal dibentuk. (*)

Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih