banner-sidebar
DPRD SamarindaADVKaltimSamarinda

DPRD Samarinda Minta PUPR Fokus Penanganan Banjir dan Infrastruktur

Avatar
881
×

DPRD Samarinda Minta PUPR Fokus Penanganan Banjir dan Infrastruktur

Share this article
DPRD Samarinda Minta PUPR Fokus Penanganan Banjir dan Infrastruktur
Deni Hakim Anwar. Ft by Yana

Kaltimdaily.com, Samarinda – Komisi III DPRD Kota Samarinda baru aja ngadain rapat kerja bareng Dinas PUPR di ruang Paripurna Lantai 2 DPRD, Senin (7/7/2025). Rapat ini ngebahas tiga hal penting: progres APBD 2025, usulan APBD Perubahan (APBD-P) 2025, dan rencana kegiatan serta anggaran untuk 2026.

Rapat dipimpin langsung Ketua Komisi III Deni Hakim Anwar, ditemani anggota dewan kayak Fahruddin dan Muhammad Andriansyah. Dari pihak PUPR, hadir Kepala Dinas Desi Damayanti bareng kepala bidang teknis lainnya.

Abis rapat, Deni bilang kalau fungsi pengawasan DPRD ini penting buat ngontrol sektor infrastruktur. Salah satu yang jadi sorotan utama tentu aja masalah banjir yang makin bikin warga Samarinda resah. Menurut Deni, PUPR harus punya blueprint penanganan banjir yang terpadu, jangan setengah-setengah doang.

“Kita lihat realisasi fisik baru nyampe 20 persen, padahal rencana kegiatannya udah 90 persen. Ini bisa bikin kerjaan numpuk di akhir tahun dan kualitas proyek bisa keteteran,” tegas Deni.

Komisi III juga ngasih perhatian khusus ke beberapa proyek strategis kayak terowongan kota, revitalisasi Pasar Pagi, dan kolam retensi. Menurut mereka, semua proyek ini harus ngasih dampak nyata dan aman buat masyarakat, bukan asal jadi demi pencitraan doang.

DPRD Samarinda Minta PUPR Fokus Penanganan Banjir dan Infrastruktur
Desi Damayanti. Ft by Yana

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Desi Damayanti jelasin kalau mereka udah punya rencana penanganan banjir berbasis subsistem. Tapi, kendalanya tetap sama: anggaran minim dan tumpang tindih kewenangan antar instansi.

Contohnya, Sungai Karang Asam Kecil yang belum tuntas ditangani. Wilayah Juanda udah mulai dikerjain, tapi aliran sungai ke Pasar Jawa belum disentuh. Kalau cuma ditangani sebagian, ya banjir bakal tetap langganan datang.

Desi juga nyorotin soal beberapa ruas drainase kayak Jalan PM0 yang seharusnya tanggung jawab Pemprov, tapi belum ada aksi sampai sekarang. “Kalau sampai akhir tahun belum dikerjakan, kita siap ambil alih tahun depan. Jangan saling tunggu, warga terus yang kena imbas,” kata Desi.

Komisi III rencananya juga bakal turun ke lapangan buat ngecek langsung progres proyek. Fokus utama mereka nanti ke pembangunan drainase, kondisi terowongan, dan progres revitalisasi Pasar Pagi yang sekarang udah jalan 65 persen.

Komisi III DPRD Samarinda bakal gas terus ngawal proyek-proyek besar yang menyangkut kenyamanan warga Kota Tepian. Mereka nggak mau kerja pembangunan cuma bagus di atas kertas, tapi harus beneran kelihatan di lapangan.

Lewat fungsi pengawasan yang makin ketat, DPRD berharap Dinas PUPR bisa gercep berbenah. Warga Samarinda jelas pengen lihat kota mereka bebas banjir, infrastruktur oke, dan proyek strategis yang manfaatnya nyata. (ADV/DPRDSMR/YN)




Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih