Kaltimdaily.com, Berau — Menyambut libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau melakukan berbagai persiapan untuk mengantisipasi lonjakan kunjungan wisatawan. Kepala Disbudpar Berau, Ilyas Natsir, menyatakan bahwa pihaknya telah mempersiapkan sektor pariwisata sejak jauh-jauh hari dengan fokus pada peningkatan kualitas pelayanan serta fasilitas wisata.
Ilyas menjelaskan bahwa pelatihan kepada pemandu wisata telah dilakukan untuk memperbaiki kualitas layanan, termasuk pelatihan bahasa asing dan pengelolaan homestay. Selain itu, pihaknya juga mengimbau pengelola transportasi wisata, terutama transportasi laut, untuk meningkatkan aspek keselamatan. “Keamanan transportasi, seperti kondisi kapal dan fasilitas pendukung lainnya, sangat penting agar wisatawan merasa nyaman selama perjalanan,” ujarnya.
Pelayanan di destinasi wisata juga menjadi perhatian utama. Ilyas menekankan bahwa keramahan petugas dan kualitas pelayanan yang baik merupakan kunci utama menciptakan pengalaman wisata yang memuaskan. Ia menambahkan bahwa pelayanan buruk, seperti sikap petugas yang tidak ramah, dapat mempengaruhi keputusan wisatawan untuk kembali ke Berau di masa depan.
Selain itu, kebersihan destinasi wisata menjadi fokus utama Disbudpar. Ilyas mengingatkan pengelola destinasi dan pengunjung untuk menjaga kebersihan, mengingat wisatawan mancanegara sangat memperhatikan faktor ini. Kondisi kebersihan yang baik juga berpengaruh besar terhadap citra pariwisata Berau di mata wisatawan asing.
Ilyas juga mengingatkan kepada pelaku UMKM untuk tidak memanfaatkan lonjakan wisatawan dengan menaikkan harga secara berlebihan. “Harga yang tidak wajar bisa merusak citra pariwisata Berau dan menurunkan minat wisatawan untuk kembali,” jelasnya. Menurutnya, harga yang wajar dan pelayanan yang memadai akan menciptakan suasana nyaman bagi para wisatawan.
Ilyas optimis, dengan kerjasama yang baik antara pengelola destinasi wisata, transportasi, UMKM, dan wisatawan, sektor pariwisata Berau dapat memanfaatkan momen liburan Nataru secara maksimal. “Kami berharap sektor pariwisata Berau terus berkembang dan menjadi pilihan utama wisatawan, baik domestik maupun mancanegara,” ungkapnya.
Selain meningkatkan kualitas pelayanan, Berau juga perlu menjaga keberlanjutan sektor pariwisatanya melalui pelestarian alam dan budaya setempat. Diharapkan bahwa semua pihak dapat berkomitmen untuk menjaga citra positif pariwisata Berau, sehingga mampu menarik lebih banyak wisatawan di masa yang akan datang. (*)















