banner-sidebar
Balikpapan

Kilang RDMP Balikpapan: Meningkatkan Ketahanan Energi dan Mengurangi Impor BBM

Avatar
887
×

Kilang RDMP Balikpapan: Meningkatkan Ketahanan Energi dan Mengurangi Impor BBM

Share this article
Kilang RDMP Balikpapan: Meningkatkan Ketahanan Energi dan Mengurangi Impor BBM
Prabowo. Ft by ist

Kaltimdaily.com, Balikpapan – Proyek Kilang Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan yang dikelola oleh PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) diperkirakan akan mulai beroperasi pada pertengahan Desember 2025. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi BBM dalam negeri, mengurangi ketergantungan terhadap impor BBM, serta memenuhi sekitar 22-25% kebutuhan BBM nasional. Kilang RDMP Balikpapan dirancang untuk meningkatkan kapasitas pengolahan hingga 360.000 barrel per hari, meningkat 100.000 barrel per hari dari kapasitas sebelumnya.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung, baru-baru ini melakukan inspeksi langsung ke lokasi proyek untuk mengevaluasi kesiapan fasilitas produksi dan pendukung, termasuk infrastruktur penyimpanan minyak dengan kapasitas 2 juta barrel. Tanjung mengungkapkan bahwa proyek ini hampir selesai, dengan hanya menyisakan pekerjaan minor yang diperkirakan akan selesai dalam waktu dekat.

Kilang RDMP Balikpapan juga diharapkan dapat mengurangi impor Pertalite, karena salah satu unit utama kilang, Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC), telah diuji pada 10 November 2025 dan siap menghasilkan produk BBM dengan standar Euro V. Selain itu, RFCC juga akan menghasilkan produk petrokimia bernilai tinggi yang selama ini masih diimpor.

Direktur Utama Kilang Pertamina Internasional, Taufik Aditiyawarman, menyatakan bahwa proyek ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Dengan pengoperasian kilang yang ditargetkan pada Desember 2025, diharapkan kilang ini akan berkontribusi signifikan terhadap perekonomian Indonesia, baik dalam hal ketahanan energi maupun pengurangan ketergantungan pada impor BBM.

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan kilang tersebut pada Desember mendatang. Peresmian ini akan menandai salah satu tonggak penting dalam upaya pemerintah untuk memperkuat sektor energi dalam negeri. Proyek ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. Kehadiran kilang ini diperkirakan akan merangsang kegiatan ekonomi di sekitar area proyek, seperti meningkatnya pesanan untuk usaha kecil di bidang makanan dan laundry.

Kehadiran Kilang RDMP Balikpapan membawa harapan besar untuk meningkatkan ketahanan energi nasional dan mendukung pencapaian target kemandirian energi Indonesia. Selain itu, diharapkan kilang ini juga menjadi motor penggerak ekonomi lokal dengan menciptakan lebih banyak peluang bagi usaha mikro dan kecil di Balikpapan. Seiring berjalannya waktu, proyek ini diharapkan bisa menjadi model sukses bagi pengembangan sektor energi yang berkelanjutan di seluruh Indonesia. (*)




Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih