Kaltimdaily.com, Kukar – Bank pembangunan daerah Bankaltimtara Cabang Tenggarong menyatakan kesiapan menyalurkan dana pembayaran utang kepada para kontraktor proyek pemerintah di Kutai Kartanegara atau Kukar. Pembayaran tersebut berkaitan dengan sejumlah pekerjaan proyek yang dilaksanakan pada tahun anggaran 2025.
Dana pembayaran itu bersumber dari pinjaman kredit yang diajukan pemerintah daerah untuk menyelesaikan kewajiban kepada para kontraktor. Langkah ini diambil sebagai solusi agar pembayaran proyek yang tertunda dapat segera diselesaikan.
Pelaksana tugas sementara Pemimpin Bidang Perkreditan Bankaltimtara Cabang Tenggarong, Arif Tri Cahyono, menjelaskan bahwa pemerintah daerah memang menempuh skema pinjaman perbankan untuk menuntaskan tunggakan pembayaran proyek. Nilai pinjaman yang diajukan mencapai sekitar Rp820 miliar.
Menurut Arif, besarnya nilai pinjaman tersebut membuat proses persetujuan kredit tidak ditangani oleh kantor cabang. Pengajuan kredit diproses langsung oleh kantor pusat Bankaltimtara yang berlokasi di Samarinda.
Sementara itu, peran Bankaltimtara Cabang Tenggarong akan difokuskan pada tahap distribusi dana kepada para kontraktor setelah seluruh proses administrasi dan persetujuan kredit diselesaikan.
Arif menyebut pihaknya telah menyiapkan mekanisme penyaluran dana agar proses pembayaran dapat berjalan lancar. Cabang Tenggarong akan bertanggung jawab menyalurkan dana tersebut hingga seluruh kewajiban pembayaran proyek di Kukar dapat dituntaskan.
Namun demikian, proses pencairan dana masih menunggu penyelesaian administrasi dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah. Setelah seluruh dokumen dan persyaratan selesai, dana pinjaman yang telah disetujui dapat segera dicairkan.
Jika tahapan tersebut rampung, dana akan langsung disalurkan kepada kontraktor yang berhak menerima pembayaran atas pekerjaan proyek yang telah diselesaikan pada tahun sebelumnya.
Arif juga menegaskan bahwa pihak bank siap bekerja maksimal demi mempercepat proses penyaluran dana tersebut. Bahkan, pegawai bank telah bersiap bekerja hingga malam hari apabila diperlukan agar proses pembayaran kepada kontraktor dapat berlangsung tepat waktu.
Informasi yang diterima pihak bank menyebutkan bahwa dalam waktu dekat akan dilakukan penandatanganan perjanjian kredit antara pemerintah daerah dan Bankaltimtara. Penandatanganan ini menjadi tahapan penting sebelum pencairan dana dapat dilakukan.
Meski demikian, lokasi pelaksanaan penandatanganan perjanjian kredit tersebut masih belum dipastikan. Acara tersebut kemungkinan akan dilaksanakan di kantor Bankaltimtara Cabang Tenggarong atau di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kukar.
Arif mengaku belum memperoleh informasi detail mengenai perkembangan terbaru dari proses pembayaran utang tersebut. Namun ia memastikan bahwa Bankaltimtara Cabang Tenggarong telah siap menjalankan perannya dalam menyalurkan dana pinjaman kepada kontraktor setelah seluruh tahapan administrasi dan perjanjian kredit selesai.
Langkah pembayaran utang proyek ini diharapkan dapat memberikan kepastian kepada para kontraktor yang telah menyelesaikan pekerjaan pembangunan di Kukar. Kepastian pembayaran juga penting untuk menjaga kelangsungan aktivitas usaha para penyedia jasa konstruksi di daerah tersebut.
Selain itu, penyelesaian kewajiban pembayaran proyek dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan dunia usaha terhadap pemerintah daerah. Dengan proses pembayaran yang jelas dan transparan, pembangunan di Kukar diharapkan dapat terus berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (*)

















