Kaltimdaily.com, Berau – Seorang anak laki-laki berusia 9 tahun bernama Rahmat yang sebelumnya dilaporkan hilang di kawasan Pantai Ulingan, Kampung Teluk Semanting, Kecamatan Pulau Derawan, Berau, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Penemuan ini mengakhiri proses pencarian intensif yang berlangsung selama dua hari oleh tim gabungan.
Korban dilaporkan hilang sejak Minggu sore saat berada di kawasan pesisir bersama keluarganya. Saat kejadian, Rahmat diketahui tengah bermain di perairan dangkal sambil mencari kerang. Namun, ia diduga terseret arus laut yang cukup kuat hingga hilang dari pengawasan.
Kapolsek Pulau Derawan, Iwan Purwanto, menyampaikan bahwa jasad korban ditemukan pada Selasa pagi sekitar pukul 09.47 Wita. Korban ditemukan mengapung di laut dengan jarak kurang lebih 1,8 kilometer ke arah selatan dari titik awal dilaporkan hilang.
Proses pencarian melibatkan berbagai unsur, mulai dari aparat kepolisian, relawan, hingga tim terkait lainnya. Dalam upaya tersebut, tim dibagi menjadi beberapa kelompok yang bertugas melakukan penyelaman, penyisiran laut terbuka, serta penelusuran garis pantai di sekitar lokasi kejadian.
Setelah ditemukan, jenazah korban segera dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman. Kejadian ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga serta masyarakat sekitar.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat di Berau, khususnya yang beraktivitas di kawasan pesisir, agar lebih waspada terhadap potensi bahaya arus laut. Pengawasan terhadap anak-anak dinilai sangat krusial untuk mencegah kejadian serupa.
Pihak kepolisian juga mengimbau wisatawan yang berkunjung ke wilayah pantai di Berau untuk selalu memperhatikan kondisi lingkungan, termasuk kekuatan arus dan gelombang sebelum beraktivitas di air.
Selain itu, masyarakat diharapkan tidak mengabaikan faktor keselamatan saat berada di kawasan wisata bahari. Penggunaan alat pengaman serta pendampingan bagi anak-anak menjadi langkah penting dalam meminimalkan risiko kecelakaan.
Tragedi ini sekaligus menjadi refleksi bagi seluruh pihak agar lebih meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah pesisir yang memiliki potensi bahaya tersembunyi. Edukasi terkait keselamatan di pantai perlu terus digencarkan kepada masyarakat.
Dengan adanya kejadian ini, diharapkan kesadaran kolektif masyarakat Berau semakin meningkat dalam menjaga keselamatan diri dan keluarga. Pencegahan menjadi langkah utama agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang. (*)















