banner-sidebar
FokusNasional

Motor MBG Disiapkan 21.800 Unit, BGN Tegaskan untuk Daerah Terpencil

Avatar
1141
×

Motor MBG Disiapkan 21.800 Unit, BGN Tegaskan untuk Daerah Terpencil

Share this article
Motor MBG. Ft by ist

Kaltimdaily.com, Nasional – Polemik terkait pengadaan Motor MBG oleh Badan Gizi Nasional (BGN) akhirnya mendapat penjelasan resmi. Kepala BGN, Dadan Hindayana, menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan bagian dari strategi mendukung kelancaran program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sebanyak 21.800 unit Motor MBG telah disiapkan untuk menunjang mobilitas petugas di lapangan, khususnya Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Kendaraan ini dinilai krusial untuk menjangkau wilayah yang sulit diakses oleh kendaraan roda empat.

Menurut BGN, penggunaan Motor MBG menjadi solusi efektif mengingat banyak daerah sasaran program memiliki kondisi geografis yang menantang, seperti jalan sempit atau infrastruktur yang belum memadai. Dengan kendaraan roda dua, distribusi layanan dapat dilakukan lebih cepat dan fleksibel.

Dadan Hindayana menegaskan bahwa Motor MBG bukan sekadar fasilitas tambahan, melainkan kebutuhan operasional yang mendesak. Program MBG memang difokuskan pada wilayah terpencil yang selama ini sulit mendapatkan akses layanan secara optimal.

Selain digunakan oleh Kepala SPPG, Motor MBG juga dapat dimanfaatkan oleh petugas lain yang terlibat dalam pelaksanaan program. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi distribusi makanan bergizi kepada masyarakat.

Pengadaan Motor MBG sempat menjadi sorotan publik setelah beredarnya video di media sosial yang memperlihatkan deretan kendaraan listrik berlogo BGN. Namun, pihak BGN memastikan bahwa kebijakan tersebut telah direncanakan sejak awal.

BGN menjelaskan bahwa pengadaan Motor MBG merupakan bagian dari alokasi anggaran tahun 2025. Kebijakan ini bukan langkah mendadak, melainkan telah melalui proses perencanaan yang matang sesuai kebutuhan program.

Lebih lanjut, BGN memastikan tidak akan ada penambahan Motor MBG pada tahun 2026. Jumlah yang tersedia saat ini dinilai cukup untuk menunjang operasional dalam waktu dekat.

Ke depan, fokus utama akan diarahkan pada optimalisasi penggunaan Motor MBG yang telah ada. Evaluasi berkala juga akan dilakukan untuk memastikan efektivitas penggunaannya di lapangan.

Dengan adanya klarifikasi ini, pemerintah berharap masyarakat dapat memahami bahwa keberadaan Motor MBG bertujuan untuk meningkatkan jangkauan dan kualitas pelayanan program MBG.

Program Makan Bergizi Gratis sendiri menjadi salah satu upaya strategis dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya di wilayah yang selama ini kurang terlayani.

Melalui pemanfaatan Motor MBG, diharapkan distribusi layanan dapat berjalan lebih merata dan tepat sasaran. Langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperluas akses layanan publik hingga ke daerah terpencil. (*)

Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih