banner-sidebar
Samarinda

Target 1.000 Ton Belum Tercapai, PLTSa Samarinda Ditunda

Avatar
1094
×

Target 1.000 Ton Belum Tercapai, PLTSa Samarinda Ditunda

Share this article
PLTSa Samarinda. Ft by kompas

PLTSa Samarinda Ketunda, Pasokan Sampah Masih Seret

Kaltimdaily.com, Samarinda – Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Samarinda harus direm dulu, bro. Soalnya, volume sampah harian di Kota Tepian ini masih jauh dari target yang dibutuhin buat jalanin proyek tersebut. Sekarang baru terkumpul sekitar 610 ton per hari, padahal minimalnya harus 1.000 ton biar PLTSa bisa ngebul.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, bilang proyek ini sebenernya ngikutin Perpres Nomor 35 Tahun 2018 soal percepatan pengolahan sampah jadi energi ramah lingkungan. Tapi katanya, semua harus berbasis data nyata, bukan cuma harapan. “Kita nggak bisa hanya berharap, datanya harus riil. Saat ini datanya baru 610 ton,” ucap Andi pas ketemu calon investor PLTSa, Kamis (31/7/2025).

Dari sisi kesiapan, lahan 5 hektare di kawasan Sambutan udah disiapin, statusnya clean and clear alias bebas sengketa. Tapi masalah berikutnya justru ada di biaya pengumpulan dan pengangkutan sampah, yang bakal nguras APBD kalau pasokannya belum cukup.

Buat nutup kekurangan, Pemkot Samarinda lagi lirik kerja sama bareng Kukar. Tapi ya tetap harus dihitung ulang biar biaya logistiknya nggak bikin kantong jebol. Selain itu, ada juga potensi pasokan dari hotel, pelabuhan, kawasan industri, sampai sumber-sumber lain yang belum ke-detect.

Kekurangan volume sampah ini jadi PR utama, karena masih kurang sekitar 400–500 ton per hari buat ngejar target PLTSa bisa beroperasi. DLH juga udah mulai itung-itung ulang bareng mitra buat ngeliat potensi maksimal yang bisa dikumpulin.

Kalau nantinya semua perhitungan soal volume dan logistik ini beres, Samarinda bisa jadi contoh kota yang sukses mengubah sampah jadi energi hijau. Nggak cuma bantu atasi masalah limbah, tapi juga bisa jadi sumber listrik alternatif yang berkelanjutan.

Tapi sebelum itu, kerja bareng semua pihak jadi kunci utama. Pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta harus kompak, biar target PLTSa ini nggak cuma jadi wacana di atas kertas. Yuk, bareng-bareng jaga lingkungan sekaligus ciptain energi masa depan buat Samarinda. (*)

Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih