Kaltimdaily.com, Samarinda – Sore-sore, suasana di Jalan HM Ardan, Ringroad Tiga, Samarinda, mendadak ramai karena ada razia gabungan dari Dishub Samarinda bareng TNI dan Polri, Kamis (17/7/2025). Operasi ini dikasih nama Ram Check, dan fokusnya adalah ngecek kelayakan kendaraan angkutan barang dan penumpang.
Semua kendaraan yang lewat diarahkan masuk ke halaman Kantor Dishub buat diperiksa. Hasilnya? Puluhan kendaraan kena tilang, mulai dari STNK mati, KIR kadaluarsa, sampai truk ODOL alias over dimension and over load.
Salah satu yang apes adalah Asari, sopir truk asal Loa Bakung. Dia ngaku KIR-nya udah mati sebulan lalu tapi belum sempat ngurus karena sibuk kerja. “Kerjaan padat banget, kadang nganter barang terus, jadi lupa ngurus surat-surat,” katanya sambil pasrah.
Kepala Subbagian UPTD PKB Dishub Samarinda, Hadi Kasiono, bilang razia ini bukan cuma buat nindak pelanggar, tapi juga untuk ngasih edukasi soal keselamatan berkendara. Menurutnya, banyak pengemudi masih ngeremehin pentingnya surat-surat dan standar teknis kendaraan.
Hadi juga jelasin kalau razia ini mengacu ke UU Nomor 22 Tahun 2009. Tujuannya bukan buat nyusahin, tapi biar kendaraan di jalan lebih aman dan nggak merusak infrastruktur. “Kalau kendaraan ODOL dibiarkan, jalan bisa cepat rusak dan bahaya juga buat pengendara lain,” tegasnya.
Dishub Samarinda berharap razia semacam ini bisa jadi pengingat keras buat para pemilik usaha transportasi supaya nggak cuek soal aturan jalan. Karena kelalaian kecil soal dokumen bisa berdampak besar buat keselamatan.
Ke depan, Dishub bakal rutin lakuin ram check dadakan buat nyaring kendaraan yang bandel. Jadi, buat para sopir dan pengusaha angkutan, mending siap-siap dari sekarang. Lengkapi dokumen, cek kendaraan, dan patuhi aturan sebelum keburu kena semprit di jalan! (*)















