banner-sidebar
Nasional

Prabowo Turun Tangan Soal Sengketa 4 Pulau Aceh dan Sumut

Avatar
563
×

Prabowo Turun Tangan Soal Sengketa 4 Pulau Aceh dan Sumut

Share this article
Prabowo Turun Tangan Soal Sengketa 4 Pulau Aceh dan Sumut
Prabowo. Ft by Ist

Kaltimdaily.com, Jakarta – Kisruh soal kepemilikan empat pulau antara Provinsi Aceh dan Sumatera Utara makin ramai dibahas publik. Apalagi setelah munculnya Kepmendagri Nomor 300.2.2-2138 Tahun 2025 yang diteken 25 April lalu. Dalam keputusan itu, empat pulau yang dulunya masuk wilayah Aceh, kini malah dicaplok jadi milik Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumut.

Empat pulau itu yakni Pulau Panjang, Pulau Lipan, Pulau Mangkir Gadang, dan Pulau Mangkir Ketek. Keputusan ini langsung bikin warga Aceh bereaksi keras. Pasalnya, Aceh merasa punya hak sejarah dan administratif atas pulau-pulau tersebut.

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad pun buka suara. Ia bilang pihaknya udah ngobrol langsung dengan Presiden Prabowo Subianto terkait polemik panas ini. Hasilnya, Prabowo bakal turun tangan langsung buat cari solusi terbaik.

“Presiden akan ambil alih langsung persoalan ini, karena menyangkut batas wilayah antara Aceh dan Sumut,” ujar Dasco ke awak media, Minggu (15/6/2025).

Sebagai Ketua Harian Partai Gerindra, Dasco juga memastikan bahwa Prabowo akan kasih keputusan final soal status kepemilikan pulau-pulau itu dalam waktu dekat. “Minggu depan Presiden bakal umumkan langkah resmi soal ini,” tegasnya.

Situasi ini bikin banyak warga Aceh merasa kecewa, apalagi daerah mereka dikenal sebagai “Serambi Mekkah” yang punya sejarah kuat dalam hal wilayah adat dan hukum lokal. Bahkan di media sosial, tagar soal pulau Aceh sempat trending dan jadi sorotan warganet.

Warga berharap keputusan yang diambil Presiden nantinya bisa adil dan mempertimbangkan aspek sejarah serta budaya yang melekat erat di empat pulau tersebut. Soalnya, buat mereka, ini bukan cuma soal peta atau batas wilayah, tapi juga soal jati diri daerah.

Langkah Prabowo yang tegas dan responsif ini dinilai sebagai bukti nyata kepemimpinan yang cepat tanggap. Tinggal ditunggu saja, apakah keputusan pekan depan bisa memuaskan kedua belah pihak atau justru memunculkan babak baru dalam kisruh pulau ini. (*)




Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih