banner-sidebar
Balikpapan

Polsek Balikpapan Barat Gagalkan Tawuran Remaja, Amankan 14 Tersangka

Avatar
891
×

Polsek Balikpapan Barat Gagalkan Tawuran Remaja, Amankan 14 Tersangka

Share this article
Polsek Balikpapan. Ft by ist

Kaltimdaily.com, Balikpapan – Aparat kepolisian Balikpapan Barat berhasil menggagalkan tawuran antar kelompok remaja pada Minggu (18/1/2026) dini hari, sekitar pukul 02.00 WITA. Sebanyak 14 remaja yang diduga hendak terlibat dalam bentrokan tersebut berhasil diamankan oleh Polsek Balikpapan Barat.

Upaya pencegahan ini berawal dari laporan warga yang melaporkan pergerakan mencurigakan sekelompok remaja pada jam rawan.

Menanggapi laporan tersebut, polisi langsung meningkatkan patroli rutin dan berhasil mengamankan para remaja sebelum tawuran meletus. Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah senjata berbahaya yang dibawa oleh para remaja, di antaranya dua busur panah lengkap, ketapel, celurit, palu, dan martil. Senjata-senjata tersebut diduga akan digunakan dalam tawuran antar kelompok remaja yang sudah sering terjadi.

Kapolsek Balikpapan Barat, AKP Sukarman Sarun, menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk mencegah terjadinya korban jiwa. “Mereka kami amankan sementara, bukan ditangkap atau ditahan, guna mencegah bentrokan yang bisa berujung pada korban jiwa,” ungkap AKP Sukarman. Ia juga menegaskan bahwa sebagian besar dari mereka masih di bawah umur, berkisar antara 15 hingga 18 tahun.

Tindakan membawa senjata tajam dan alat berbahaya, menurut Kapolsek, bukanlah kenakalan remaja biasa. “Jika senjata-senjata ini digunakan dalam tawuran, risikonya sangat tinggi, bisa menyebabkan luka serius atau bahkan kematian,” tegasnya. Polisi menduga tawuran ini terkait dengan konflik antar kelompok remaja di wilayah yang berbeda, yang sebelumnya menimbulkan dua korban luka. Konflik ini kini tengah ditangani oleh Polresta Balikpapan.

Keberhasilan polisi dalam menggagalkan tawuran ini menunjukkan potensi kekerasan antar remaja yang masih sangat tinggi di Balikpapan. Tanpa pengawasan yang lebih ketat, tindakan serupa bisa saja terulang kembali. Polisi juga mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap pergerakan kelompok remaja yang berpotensi menimbulkan kerusuhan dan meresahkan lingkungan sekitar.

Tindakan tegas dari pihak kepolisian Balikpapan Barat menjadi contoh penting dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban. Ke depan, diharapkan ada lebih banyak pendekatan preventif dan edukatif terhadap remaja untuk menghindari kekerasan yang merugikan banyak pihak, termasuk merusak masa depan mereka sendiri. (*)

Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih