banner-sidebar
KaltimKutai TimurSamarinda

Penurunan Kondisi Jembatan Muara Lembak, Jalan Alternatif Pemkab Kutim Diminta Segera Difungsionalkan

Avatar
21
×

Penurunan Kondisi Jembatan Muara Lembak, Jalan Alternatif Pemkab Kutim Diminta Segera Difungsionalkan

Share this article

Kaltimdaily.com, Kutai Timur– Jembatan Lembak yang berada di ruas Muara Lembak–Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur, mengalami penurunan struktur (settlement) yang cukup signifikan.

Kondisi tersebut menyebabkan perbedaan ketinggian antara oprit dan gelagar utama jembatan. Pengguna jalan diminta meningkatkan kewaspadaan karena kondisi itu dapat menimbulkan guncangan keras, terutama bagi kendaraan yang melintas dengan kecepatan tinggi.

PPK 2.3 BBPJN Kaltim, Musa Partogi, mengatakan pihaknya telah melakukan pemantauan terhadap kondisi Jembatan Lembak dan menyiapkan langkah penanganan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan.

“Untuk sementara kami mengimbau pengguna jalan agar berhati-hati saat melintasi Jembatan Lembak, khususnya kendaraan berat. Kami juga terus melakukan koordinasi untuk menentukan langkah penanganan yang paling tepat,” kata Musa.

Menurutnya, kendaraan dengan muatan berlebih atau ODOL serta armada alat berat perlu dibatasi melintas di jembatan tersebut untuk mengurangi beban terhadap struktur.

Selain penanganan pada jembatan, jalur alternatif melalui Jembatan Sepaso Timur juga menjadi perhatian. Secara fisik jembatan alternatif tersebut telah selesai, namun akses jalan menuju dan keluar jembatan masih membutuhkan pembenahan agar dapat digunakan secara optimal.

“Jalur alternatif akan kami dorong untuk segera disiapkan aksesnya. Jadi bukan hanya jembatannya, tetapi badan jalan dan aspek keselamatan di sepanjang jalur juga harus diperhatikan,” jelasnya.

Musa menambahkan, koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait diperlukan untuk mempercepat penanganan. Sosialisasi kepada masyarakat juga dinilai penting agar pengguna jalan mengetahui kondisi terkini dan rute alternatif yang dapat digunakan.

Ia juga mengingatkan pengendara kendaraan ringan maupun roda dua agar mengurangi kecepatan ketika mendekati lokasi, terutama saat malam hari dan hujan yang dapat mengurangi jarak pandang.

“Kami mengutamakan keselamatan pengguna jalan. Karena itu, kami meminta masyarakat mematuhi rambu dan petunjuk petugas di lapangan sampai penanganan lebih lanjut dilakukan,” pungkas Musa.(*)




Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih