Kaltimdaily.com, KUTAI TIMUR– Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur terus mempercepat penanganan longsoran pada STA 32+350 ruas Bontang-Sangatta, Kabupaten Kutai Timur.
Perbaikan dilakukan untuk mengembalikan kestabilan badan jalan sekaligus memastikan jalur penghubung Bontang dan Sangatta tetap aman dan fungsional bagi masyarakat maupun kendaraan logistik.
PPK 2.2 BBPJN Kaltim,Khanif Ashar, mengatakan pekerjaan penanganan saat ini telah memasuki tahapan struktur lanjutan setelah pengecoranshear key rampung.
“Pengecoranshear key sudah selesai. Saat ini dilanjutkan dengan pekerjaan pengecoranpile cap,” ujar Khanif.
Menurutnya, pekerjaan struktur tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat penanganan longsoran dan menjaga kestabilan lereng di lokasi.
BBPJN Kaltim menargetkan seluruh pekerjaan fisik dapat diselesaikan dalam waktu sekitar dua bulan ke depan. Percepatan terus dilakukan dengan tetap mempertimbangkan kondisi cuaca serta standar mutu dan keselamatan kerja.
“Target kami pekerjaan fisik ini bisa selesai dalam dua bulan ke depan. Tentunya kami berharap cuaca mendukung sehingga pekerjaan dapat berjalan sesuai rencana,” jelasnya.
Di tengah pekerjaan konstruksi, aspek keselamatan pengguna jalan juga menjadi perhatian. Rambu peringatan dan barikade pengaman telah dipasang di sekitar lokasi pekerjaan.
Pengendara yang melintas dari arah Bontang menuju Sangatta maupun sebaliknya diminta meningkatkan kewaspadaan, mengurangi kecepatan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
Percepatan penanganan ini diharapkan dapat meminimalisasi risiko terhadap pengguna jalan sekaligus menjaga kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di jalur Bontang-Sangatta.
BBPJN Kaltim memastikan pekerjaan tetap mengutamakan kualitas konstruksi dan keselamatan kerja agar ruas jalan tersebut dapat kembali berfungsi secara optimal.(Adit)
Editor: M Khaidir









