banner-sidebar
BisnisFokusNasional

Pengangguran di Indonesia Runner-Up Asia, Kok Bisa?

Avatar
1118
×

Pengangguran di Indonesia Runner-Up Asia, Kok Bisa?

Share this article
Buruh. Ft by Ist

Kaltimdaily.com, Bisnis – Kabar kurang sedap datang dari laporan IMF:pengangguran di Indonesia diprediksi tembus 5 % per April 2025.

Angka segede itu bikin kita nangkring di posisi dua tertinggi se-Asia Pasifik, cuma beda tipis sama China yang masih di 5,1 %. Tahun lalu aja kita 4,9 %, berarti jelas tren lagi naik.

IMF juga nyebutin India di urutan tiga dengan 4,9 %, disusul Filipina 4,5 %, Malaysia 3,2 %, Vietnam 2 %, dan Thailand paling adem di 1 %. Jadi, masalah pengangguran di Indonesia emang patut diseriusin.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Februari 2025 pun kasih gambaran sejenis. Total penganggur kita kini 7,28 juta jiwa, naik 83,4 ribu orang dibanding Februari 2024.

Ini terjadi walau tenaga kerja yang nyaris 145,8 juta orang bertambah 3,6 juta—alias pasar kerja belum sanggup nampung lonjakan angkatan kerja baru.

“Tidak semua terserap di pasar kerja, sehingga ada 7,28 juta orang menganggur,” jelas Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti.

Menariknya, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) justru sedikit turun ke 4,76 % karena penyerapan kerja perempuan membaik.

Sayangnya, TPT laki-laki malah naik tipis 0,02 basis poin. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja juga melejit ke 70,6 %—jadi makin banyak yang cari kerja, tapi nggak semuanya dapat slot.

Lonjakan pengangguran di Indonesia ini alarm keras buat pemerintah, industri, dan kampus.

Up-skilling digital, revitalisasi SMK, sampai program kewirausahaan kudu digaspol biar fresh graduate nggak cuma nunggu panggilan HRD.

Buat sobat muda, saatnya upgrade skill, manfaatin kursus online gratis, dan coba peluang kerja remote global.

Jangan cuma ngandelin lowongan konvensional—ekonomi kreatif dan gig economy lagi nge-trend dan bisa jadi jalan pintas ngurangin angka pengangguran yang bikin pusing bareng-bareng! (*)

Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih