banner-sidebar
Bontang

Pemkot Bontang Tambah 150 CCTV untuk Perkuat Pengawasan Keamanan

Avatar
1111
×

Pemkot Bontang Tambah 150 CCTV untuk Perkuat Pengawasan Keamanan

Share this article
CCTV. Ft by ist

Kaltimdaily.com, Bontang – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang akan memperkuat sistem pengawasan ruang publik dengan menambah 150 unit kamera pengawas (CCTV) di titik-titik strategis. Langkah ini diambil untuk mengurangi tindak kriminal dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menyampaikan bahwa pemasangan CCTV ini akan difokuskan pada area kelurahan serta lingkungan RT, guna memantau aktivitas di kawasan tersebut.

Neni menambahkan bahwa saat ini Pemkot tengah mempercepat proses penyelesaian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) agar program ini dapat segera dilaksanakan pada tahun 2026. Setelah APBD disetujui, ia berharap proses instalasi CCTV dapat segera dimulai agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh warga Bontang.

Selain itu, Pemkot juga akan memperbaiki dan merawat jaringan WiFi publik yang telah terpasang di beberapa titik, namun sebagian sudah tidak berfungsi.

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) diberi tanggung jawab untuk memastikan jaringan WiFi ini kembali aktif. Neni berharap kepala dinas yang baru dapat segera menyelesaikan tugas ini, mengingat pentingnya akses WiFi bagi masyarakat.

Kebutuhan akan tambahan CCTV semakin mendesak setelah terjadinya pencurian besi penutup parit yang berhasil terekam oleh kamera pengawas.

Dalam rekaman tersebut, terlihat jelas seorang pelaku menggunakan sepeda motor untuk melakukan aksi pencurian di salah satu wilayah Bontang. Insiden ini semakin menegaskan perlunya pengawasan yang lebih ketat terhadap ruang publik.

Dengan pemasangan 150 CCTV baru, Pemkot berharap dapat mempercepat deteksi kegiatan mencurigakan dan lebih mudah mengidentifikasi pelaku tindak kriminal yang merugikan masyarakat. Neni Moerniaeni menegaskan bahwa proses pemasangan CCTV tambahan akan segera terlaksana untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Bontang.

Peningkatan sistem pengawasan ini juga diharapkan dapat mempengaruhi tingkat kejahatan di Bontang, mengingat semakin banyaknya pelaku kriminal yang kini berpikir dua kali sebelum bertindak, karena adanya pengawasan lebih ketat.

Selain itu, Pemkot juga berencana untuk melibatkan masyarakat dalam pengawasan ini, sehingga tercipta rasa saling menjaga di tingkat komunitas. Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah dan warga, diharapkan Bontang menjadi kota yang lebih aman dan nyaman untuk dihuni. (*)

Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih