banner-sidebar
Bontang

Pemkot Bontang Jaga Stok dan Harga Pangan, Antisipasi Krisis

Avatar
1057
×

Pemkot Bontang Jaga Stok dan Harga Pangan, Antisipasi Krisis

Share this article
Beras. Ft by ist

Kaltidaily.com, Bontang – Pemerintah Kota Bontang terus memperkuat ketahanan pangan sebagai langkah strategis menghadapi potensi krisis dan fluktuasi harga bahan pokok. Sepanjang 2025, Bontang telah menyiapkan cadangan beras sebanyak 29.885 ton guna memastikan stabilitas pasokan bagi masyarakat.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menegaskan bahwa penyediaan cadangan pangan menjadi komitmen pemerintah daerah dalam menjamin kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi dalam berbagai kondisi. Menurutnya, ketahanan pangan di Bontang menjadi prioritas utama, baik dalam situasi normal maupun saat terjadi gangguan distribusi.

Selain menjaga ketersediaan stok, Pemerintah Kota Bontang juga memperkuat sistem logistik melalui kerja sama dengan Bulog. Kolaborasi ini diwujudkan melalui rencana pembangunan gudang penyimpanan beras untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan stok di Bontang.

Neni menjelaskan bahwa keberadaan infrastruktur penyimpanan sangat penting dalam menjaga kualitas bahan pangan. Dengan fasilitas yang memadai, distribusi beras di Bontang diharapkan berjalan lebih lancar serta mampu menekan risiko kekurangan pasokan saat kondisi darurat.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Bontang juga fokus menjaga stabilitas harga bahan pokok. Bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), pemantauan harga dilakukan secara rutin untuk mendeteksi potensi kenaikan sejak dini.

Langkah ini dinilai penting untuk menjaga daya beli masyarakat di Bontang, terutama di tengah kondisi ekonomi yang dinamis. Pemerintah berupaya memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap pangan dengan harga yang terjangkau.

Lebih lanjut, Neni menekankan bahwa ketahanan pangan di Bontang tidak hanya ditentukan oleh jumlah stok, tetapi juga oleh kelancaran distribusi dan stabilitas harga. Oleh karena itu, sinergi dengan pemerintah pusat dan berbagai lembaga terus diperkuat.

Melalui berbagai upaya tersebut, Pemerintah Kota Bontang optimistis dapat menjaga kondisi pangan tetap aman dan stabil. Kebijakan ini sekaligus menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam menghadapi tantangan ekonomi dan potensi krisis pangan.

Ke depan, Bontang diharapkan mampu menjadi salah satu daerah yang tangguh dalam pengelolaan ketahanan pangan di Kalimantan Timur. Penguatan sistem logistik dan pengawasan harga akan menjadi kunci dalam menjaga keseimbangan antara pasokan dan kebutuhan masyarakat.

Dengan komitmen yang berkelanjutan, Pemerintah Kota Bontang menargetkan terciptanya kemandirian pangan yang tidak hanya stabil, tetapi juga berkelanjutan. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat daya tahan daerah menghadapi berbagai tantangan global. (*)

Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih