Kaltimdaily.com, Bontang – Pemkot Bontang nggak main-main soal stunting. Kali ini mereka makin serius untuk menekan angka stunting dengan mengajak tenaga ahli dari Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT). Gimana nggak serius, ini resmi lewat penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) antara Pemkot dan UMKT.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, bilang kalau kehadiran tenaga ahli dari UMKT bakal jadi dorongan besar untuk memperkuat intervensi medis dan akademik. Fokus utama mereka? Ya, edukasi gizi dan pemantauan kesehatan ibu hamil dan balita. Kolaborasi ini juga diharapkan bisa bikin pendampingan lapangan lebih efektif dan punya dampak yang lebih besar.
Neni juga bilang kalau menurunkan angka stunting udah jadi prioritas utama buat Pemkot. Langkah-langkah konkret udah mulai dijalani, mulai dari pengumpulan dan verifikasi data, operasi timbang, pemberian makanan tambahan (PMT), hingga pemantauan ketat di lapangan. Program ini udah dijalankan sejak beberapa waktu lalu, dan tentunya melibatkan banyak pihak.
Dan nih, ada kabar baik! Evaluasi awal menunjukkan hasil yang menggembirakan. Hanya dalam waktu satu bulan, laporan dari Dinas Kesehatan mencatat kalau sekitar 30% anak yang sebelumnya stunting udah mulai menunjukkan perbaikan yang signifikan. Ini jadi indikasi positif bahwa langkah-langkah yang dilakukan mulai membuahkan hasil.
Neni juga menekankan kalau penanganan stunting bukan cuma tugas Dinas Kesehatan, tapi tugas kita semua. Ia mengajak masyarakat Bontang untuk ikut berpartisipasi aktif supaya program ini bisa berjalan lebih maksimal. “Anak-anak itu masa depan kita, mereka berhak tumbuh dengan optimal,” ucap Neni.
Dengan kolaborasi dari UMKT, Pemkot Bontang yakin bisa menekan angka stunting lebih jauh lagi. Melibatkan banyak sektor dan keterlibatan masyarakat jadi kunci sukses dari program ini. Pemerintah berharap angka stunting makin menurun, biar anak-anak di Bontang bisa tumbuh sehat, cerdas, dan berkualitas.
Dukungan lintas sektor dan komitmen dari masyarakat jadi kunci utama keberhasilan penanganan stunting di Bontang. Kalau ini terus berjalan, bukan nggak mungkin angka stunting di Bontang bakal turun drastis dalam waktu yang nggak terlalu lama. Keterlibatan langsung dari tenaga ahli, masyarakat, dan pemerintah daerah jadi langkah penting dalam menciptakan masa depan yang lebih sehat untuk generasi penerus.
Makin banyak daerah yang harus mencontoh langkah Pemkot Bontang dalam menangani stunting secara komprehensif. Karena kita semua setuju, anak-anak yang sehat adalah investasi terbaik buat masa depan bangsa! (*)

















