Kaltimdaily.com, Berau – Pemerintah Kabupaten Berau semakin serius dalam mengembangkan Pulau Maratua sebagai destinasi wisata premium. Langkah ini juga sejalan dengan upaya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal, termasuk pengolahan kayu dan sektor pertanian.
Bupati Berau, Sri Juniarsih, mengungkapkan bahwa pemerintah telah menjalin kerja sama dengan konsultan yang akan bertindak sebagai mitra strategis dalam mengoptimalkan potensi unggulan di Pulau Maratua.
Konsultan ini akan bekerja bersama camat dan kepala kampung untuk memberikan arahan teknis serta strategi pemasaran yang bertujuan mengenalkan potensi daerah ke pasar global.
Menurut Sri Juniarsih, kolaborasi ini merupakan dukungan nyata dari pemerintah daerah untuk membantu aparatur kampung dalam mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan. Selain mendorong pengelolaan berbasis kerakyatan, pengembangan ini juga diharapkan mampu membuka peluang lapangan kerja dan menciptakan produk bernilai jual tinggi. Salah satu potensi yang kini tengah digarap adalah pengolahan kayu yang ada di Pulau Maratua.
Dengan desain yang menarik dan strategi pemasaran yang tepat, produk olahan kayu ini diharapkan menjadi unggulan lokal dan dapat memberikan kontribusi besar terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Upaya ini tidak hanya berfokus pada peningkatan ekonomi daerah, tetapi juga diharapkan dapat memperkenalkan Pulau Maratua sebagai destinasi wisata yang menarik dan berkelanjutan. Dalam jangka panjang, pengembangan wisata di Pulau Maratua akan mengedepankan prinsip keberlanjutan, menjaga kelestarian alam sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat setempat.
Selain itu, dengan adanya program ini, Pemerintah Kabupaten Berau berharap dapat menarik lebih banyak investor yang tertarik pada potensi alam dan budaya yang dimiliki Pulau Maratua. Pengelolaan yang baik diharapkan dapat menjadi model bagi daerah lain dalam mengelola potensi lokal untuk memperkuat ekonomi daerah dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. (*)

















